Air yang hilang dan tak kembali

Ayub 14:11

Harapan di Tengah Kefanaan

Seperti air menghilang dari laut, atau sungai surut dan mengering,

Ayub 14:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 14:11?

Ayub menggunakan gambaran air yang hilang dari laut dan sungai yang mengering untuk menunjukkan bahwa manusia yang mati tidak dapat kembali dengan kekuatannya sendiri. Ini menekankan ketidakberdayaan manusia menghadapi kematian.

Latar belakang

Kematian seperti air yang menguap

Ayub menggunakan gambaran air yang hilang dari laut atau sungai yang kering untuk menunjukkan bahwa kematian bersifat pasti dan tanpa kembali. Manusia menghilang seperti air yang diserap tanah.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan sampah, duduk di antara abu

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub membandingkan manusia dengan pohon
Ayub bertanya tentang kebangkitan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita, ~60 tahun

A

Kepada

Allah

Tuhan Yang Mahakuasa, yang diajak bicara Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַיִם

mayim · air

air, sering melambangkan kehidupan atau yang sementara

אָזַל

azal · menghilang

pergi, hilang, lenyap

חָרֵב

charev · surut

menjadi kering, kehabisan air

Kata-kata ini menggambarkan kepunahan total: air tidak lagi ada, sungai mengering. Ini menegaskan bahwa kematian manusia adalah kehilangan yang permanen dari perspektif duniawi.

Tahukah kamu

Laut mati dan sungai kering

Di Timur Tengah, ada banyak sungai yang mengering di musim panas, meninggalkan dasar yang kering. Ini menjadi gambaran yang sangat nyata bagi pendengar asli.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 14:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 14:11

✕  Sering dikira

Menganggap air yang hilang berarti manusia binasa total tanpa harapan.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sedang menggambarkan kematian dari sisi manusia, tetapi tidak menutup kemungkinan ada harapan di pihak Allah.

✕  Sering dikira

Mengira Ayub berbicara tentang hukuman dosa secara khusus.

✓  Yang sebenarnya

Ayub berbicara tentang nasib umum manusia, bukan karena dosa tertentu.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 14:11

Ketika kehilangan orang yang dikasihi, kita merasa seperti kehilangan yang permanen. Namun, Tuhan mampu melakukan apa yang mustahil bagi manusia.

Bapa, di tengah duka, tolong aku mengingat bahwa Engkau berkuasa atas kematian dan memberi harapan. Amin.