Menggentarkan Daun Tertiup Angin

Ayub 13:25

Ayub Membela Diri di Hadapan Allah

Akankah Engkau menggentarkan daun yang tertiup angin, dan mengejar jerami yang kering?

Ayub 13:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 13:25?

Ayub merasa seperti daun yang tertiup angin atau jerami kering, makhluk yang tidak berarti dan rapuh. Dia bertanya mengapa Allah, yang begitu agung, harus menakut-nakuti dan mengejar sesuatu yang sekecil dan selemah dirinya. Ini menunjukkan keputusasaan Ayub dan perasaannya yang tidak berdaya di hadapan penderitaan yang seakan datang dari Allah sendiri.

Latar belakang

Ayub Menggambarkan Kerapuhannya di Hadapan Allah

Ayub merasa seperti daun yang tertiup angin dan jerami kering. Ia heran mengapa Allah yang mahakuasa mau repot-repot menakut-nakuti makhluk yang begitu lemah. Ini menunjukkan keputusasaan dan kebingungannya di tengah penderitaan.

Di mana

Tanah Us

Di timbunan abu, di luar kampung

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Allah menjawab Ayub
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita hebat, ~60 tahun

A

Kepada

Allah

Yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָרַץ

'arats · menggentarkan

Membuat gemetar atau takut, menakut-nakuti

עָלֶה נִדָּף

'aleh niddaf · daun yang tertiup

Daun yang terhempas atau terbang karena angin

רָדַף

radaf · mengejar

Memburu atau mengejar dengan gigih

Ayub memakai kata kerja yang kuat untuk menggambarkan Allah 'menakuti' dan 'mengejar' sesuatu yang sebenarnya sudah tidak berdaya. Ini menunjukkan betapa tidak masuk akalnya penderitaan yang dialaminya jika Allah memang adil.

Tahukah kamu

Daun dan Jerami: Simbol Kehidupan yang Fana

Dalam budaya Timur Tengah, daun dan jerami sering dipakai sebagai metafora untuk kehidupan yang singkat dan rapuh, seperti yang juga muncul dalam Mazmur 1:4.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 13:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 13:25

✕  Sering dikira

Menganggap Allah memang suka menakut-nakuti manusia.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sedang mengungkapkan keputusasaannya, bukan menuduh Allah secara harfiah.

✕  Sering dikira

Ayub menganggap dirinya seperti daun yang tidak berharga.

✓  Yang sebenarnya

Ayub memakai kiasan untuk menunjukkan betapa lemahnya ia dibanding Allah, bukan untuk merendahkan dirinya secara berlebihan.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 13:25

Pernahkah kita merasa seperti daun yang tertiup angin saat menghadapi masalah? Ingatlah bahwa Allah tidak pernah mempermainkan kita; Dia peduli pada yang lemah. Saat kita merasa kecil, itu justru saat kita bisa mengalami kasih-Nya yang besar.

Tuhan, ketika aku merasa seperti daun yang tertiup angin, ingatkanlah aku bahwa Engkau tidak pernah mengejar aku untuk mencelakakan, melainkan untuk memelukku. Amin.