Ayub menantang Allah
Ayub 13:22
Ayub memohon jawaban dari Allah
“Kemudian, panggillah, maka aku akan menjawab, atau biarkan aku berbicara, dan Engkau menjawab aku.”Ayub 13:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Panggillah, maka aku akan menjawab; atau aku berbicara, dan Engkau menjawab.”Ayub 13:22 · TB
Terjemahan Baru
“Bicaralah, maka akan kuberi jawaban. Atau biarlah aku bicara, lalu berilah balasan!”Ayub 13:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then call thou, and I will answer: or let me speak, and answer thou me.”Ayub 13:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 13:22?
Ayub menantang Allah untuk memulai percakapan: jika Allah berbicara, Ayub akan menjawab; atau jika Ayub berbicara, biarlah Allah menjawab. Ini menunjukkan keinginan Ayub untuk berdialog secara langsung dengan Allah.
Latar belakang
Ayub menuntut percakapan dua arah
Ayub frustrasi karena merasa Allah diam. Dia ingin Allah memanggilnya atau memberi kesempatan baginya untuk berbicara, lalu Allah menjawab. Ini adalah permohonan agar ada dialog yang adil.
Di mana
Tanah Us
Di tengah penderitaan, mungkin di tempat pembuangan abu
Kapan
~2000 SM
Zaman para leluhur
Yang berbicara
Ayub
pria saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Allah
Yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קְרָא
qera · Panggillah
memanggil atau mengundang dengan suara nyaring
אֶעֱנֶה
e'eneh · Aku akan menjawab
memberi respons atau jawaban
אֲדַבֵּר
adabber · berbicara
mengucapkan kata-kata
Kata-kata ini membentuk gambaran komunikasi timbal balik yang diinginkan Ayub: Allah memanggil, Ayub menjawab, atau Ayub berbicara dan Allah menanggapi. Ini bukan sekadar permintaan, tetapi tuntutan agar hubungan dipulihkan melalui dialog.
Tahukah kamu
Hakim dan terdakwa
Dalam budaya Timur Tengah kuno, seseorang yang dipanggil untuk diadili berhak menuntut agar tuduhan dibacakan dengan jelas. Ayub menggunakan metafora hukum ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 13:22
Mazmur 50:15
menjawab seruan
“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan; Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.”
Yesaya 41:21
tuntutan berargumentasi
“Ajukanlah perkaramu, firman TUHAN; kemukakanlah alasan-alasanmu, ya Raja Yakub.”
Ayub 13:3
keinginan berbantah
“Akan tetapi, aku mau berbicara kepada Yang Mahakuasa, dan aku ingin berbantah tentang perkaraku dengan Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 13:22
✕ Sering dikira
Ayub berbicara dengan nada tidak hormat kepada Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub justru menunjukkan keinginan untuk berhubungan secara jujur, dan ini dipuji Allah di akhir kitab.
✕ Sering dikira
Ayub berpikir Allah tidak mampu menjawab.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tahu Allah mampu, tetapi dia bingung mengapa Allah diam. Dia tidak meragukan kuasa Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 13:22
Doa adalah dialog, bukan monolog. Kita perlu berhenti sejenak untuk mendengarkan jawaban Allah, baik melalui Alkitab, situasi, atau bisikan Roh Kudus. Ayub mengajak kita untuk terlibat dalam percakapan yang hidup dengan Allah.
Allah, ajari aku untuk tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan suara-Mu dalam doa. Amin.