Ayub ingin berbicara kepada Allah

Ayub 13:3

Ayub menantang sahabatnya

Akan tetapi, aku mau berbicara kepada Yang Mahakuasa, dan aku ingin berbantah tentang perkaraku dengan Allah.

Ayub 13:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 13:3?

Ayub menyatakan keinginannya untuk berbicara langsung kepada Allah, bukan melalui perantara teman-temannya. Ia ingin mengajukan perkaranya kepada Yang Mahakuasa, karena ia yakin bahwa Allah akan mendengarkan dan menjawabnya. Ini menunjukkan keberanian dan keyakinan Ayub bahwa Allah adalah hakim yang adil.

Latar belakang

Ayub mengarahkan perkaranya kepada Allah

Alih-alih berdebat dengan sahabat-sahabatnya, Ayub menyatakan keinginannya untuk berbicara langsung dengan Yang Mahakuasa. Ia ingin mengajukan perkaranya di hadapan Allah, bukan di hadapan manusia.

Di mana

tanah Uz

Di tempat abu, di luar perkampungan

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan semua
Ayub dipulihkan Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang diuji, ~60 tahun

E

Kepada

Elifas, Bildad, dan Zofar

tiga sahabat yang menghakimi Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבַר

dabar · berbicara

berkata-kata, menyampaikan perkataan

שַׁדַּי

Shaddai · Yang Mahakuasa

gelar Allah yang menekankan kekuasaan-Nya

רִיב

riv · berbantah

mengadukan perkara, berdebat secara hukum

Ayub menggunakan istilah hukum (berbantah) untuk menunjukkan bahwa ia ingin Allah menjawab tuduhan-Nya—ini adalah ekspresi kejujuran dan pergumulan iman yang radikal.

Tahukah kamu

Bahasa Ibrani untuk 'berbantah'

Kata yang diterjemahkan 'berbantah' (רִיב, riv) berarti 'perkara hukum' atau 'perselisihan', menunjukkan bahwa Ayub ingin mengajukan gugatan resmi kepada Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 13:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 13:3

✕  Sering dikira

Ayub menantang Allah dengan sombong, seperti orang memberontak.

✓  Yang sebenarnya

Ayub berbicara dengan jujur dan penuh hormat, mencari keadilan, bukan memberontak.

✕  Sering dikira

Ayub meninggalkan Allah dan ingin berdebat dengan-Nya sebagai musuh.

✓  Yang sebenarnya

Ayub justru mencari Allah, karena ia percaya Allah adalah satu-satunya yang dapat membenarkannya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 13:3

Dalam doa, kita bisa datang langsung kepada Allah, tanpa perlu perantara manusia. Jangan biarkan orang lain atau situasi menghalangi kita untuk mencari Tuhan. Saat menghadapi masalah, bicarakanlah langsung kepada-Nya dengan jujur.

Bapa, ajarlah aku untuk selalu datang kepada-Mu secara langsung dalam setiap pergumulanku, dengan keyakinan bahwa Engkau mendengarkan. Amin.