Kontras orang nyaman dan celaka
Ayub 12:5
Ayub Menjawab: Hikmat Allah Melampaui Manusia
“Dalam pikiran orang yang hidup nyaman, ada penghinaan terhadap orang yang celaka; kemalangan itu disiapkan bagi mereka yang terpeleset kakinya.”Ayub 12:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Penghinaan bagi orang yang celaka, --demikianlah pendapat orang yang hidup aman--suatu pukulan bagi orang yang tergelincir kakinya.”Ayub 12:5 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu menghina orang celaka, sedang hidupmu aman; orang yang hampir jatuh kamu beri pukulan.”Ayub 12:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He that is ready to slip with his feet is as a lamp despised in the thought of him that is at ease.”Ayub 12:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 12:5?
Ayub mengamati bahwa orang yang hidup nyaman cenderung menghina orang yang sedang celaka. Mereka menganggap kemalangan itu pantas bagi orang yang 'terpeleset', tetapi sebenarnya itu adalah cara pandang yang salah.
Latar belakang
Orang nyaman memandang rendah orang celaka
Ayub menyingkap fenomena umum: mereka yang hidup berkecukupan cenderung menghina orang yang tertimpa musibah. Mereka menganggap kemalangan sebagai ejekan bagi yang terpeleset, tetapi Ayub menantang pola pikir ini.
Di mana
Tanah Uz
Di dekat timbunan abu, tempat Ayub duduk
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Bapa
Yang berbicara
Ayub
Seorang yang saleh dan kaya raya, sedang menderita
Kepada
Zofar dan para sahabatnya
Tiga orang sahabat yang datang untuk menghibur Ayub
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלֵו
shalev · nyaman
Tenang, aman, tidak terganggu; sering berarti puas diri.
בּוּז
buz · penghinaan
Penghinaan, sikap memandang rendah.
אֵיד
ed · celaka
Malapetaka, bencana, kemalangan.
Ayub menggabungkan 'nyaman' (shalev) dengan 'penghinaan' (buz) untuk menunjukkan bahwa orang yang merasa aman sering meremehkan penderitaan orang lain. Ini adalah kritik sosial terhadap sikap tidak berbelas kasihan.
Tahukah kamu
Frasa yang sulit diterjemahkan
Terjemahan 'orang yang hidup nyaman' bisa berarti 'orang yang merasa aman' atau 'orang yang berpuas diri'. Kata ini menggambarkan sikap hati, bukan hanya status sosial.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 12:5
Amsal 14:21
Menghina sesama
“Siapa menghina sesamanya berdosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh kasihan kepada orang yang menderita.”
Lukas 16:19-21
Orang kaya acuh
“Ada seorang kaya yang berpakaian ungu dan kain halus, dan ada seorang pengemis bernama Lazarus.”
Ayub 30:1
Direndahkan oleh sesama
“Tetapi sekarang aku ditertawakan oleh orang-orang yang lebih muda daripadaku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 12:5
✕ Sering dikira
Ayub menganggap semua orang kaya itu jahat.
✓ Yang sebenarnya
Ia tidak menghakimi kekayaan, tetapi menyalahkan sikap sombong yang memandang rendah orang miskin.
✕ Sering dikira
Ayub berkata bahwa penderitaan adalah tanda dosa.
✓ Yang sebenarnya
Justru ia membantahnya; orang yang nyaman menganggap begitu, tetapi Ayub tidak setuju.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 12:5
Jangan cepat menghakimi orang yang menderita karena kita tidak tahu rencana Tuhan. Ucapkan kata-kata yang membangun, bukan menghakimi atau meremehkan.
Bapa, ubah hatiku untuk berbelas kasihan kepada yang menderita, bukan menghakimi mereka. Amin.