Ayub ditertawakan oleh sahabat

Ayub 12:4

Ayub Menjawab: Hikmat Allah Melampaui Manusia

PerikopAyub Mengakui Kekuasaan dan Hikmat Allah · Ayub 12:1-25 →
“Aku menjadi bahan tertawaan teman-temanku. Aku, yang memanggil Allah, dan Dia menjawab aku, orang yang benar dan tidak bercela, menjadi bahan tertawaan.”

Ayub 12:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 12:4?

Ayub mengungkapkan kepahitannya: dia menjadi bahan tertawaan teman-temannya, padahal dia adalah orang yang benar dan tidak bercela, dan Allah pernah menjawab doanya. Ini kontras antara kesetiaannya dan cemoohan yang dia terima.

Latar belakang

Ayub merasa ditertawakan

Ayub merespons perkataan Zofar yang menuduhnya berdosa. Ia merasa menjadi ejekan bagi sahabat-sahabatnya, meskipun ia tetap berseru kepada Allah dan Allah menjawabnya.

Di mana

Tanah Uz

Di dekat timbunan abu, tempat Ayub duduk

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemalangan Ayub menimpanya
Ayub menerima pemulihan dari Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Seorang yang saleh dan kaya raya, sedang menderita

Z

Kepada

Zofar dan para sahabatnya

Tiga orang sahabat yang datang untuk menghibur Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁחוֹק

sh'chok · tertawaan

Tertawa atau ejekan; di sini berarti bahan cemoohan.

צַדִּיק

tsaddiq · benar

Orang yang benar secara moral dan hukum, sesuai standar Allah.

תָּמִים

tamim · tidak bercela

Utuh, sempurna, tanpa cacat.

Ayub menegaskan integritasnya ('benar' dan 'tidak bercela') di tengah ejekan. Ia tidak mengaku sempurna tanpa dosa, tetapi ia yakin bahwa hidupnya berkenan kepada Allah, sehingga ejekan itu tidak adil.

Tahukah kamu

Tertawa dalam kesedihan

Kata 'tertawaan' di sini menggambarkan cemoohan yang menyakitkan, bukan tawa biasa. Di Timur Tengah kuno, menjadi bahan tertawaan adalah aib besar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 12:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 12:4

✕  Sering dikira

Ayub berkata bahwa ia sempurna tanpa dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ia berkata 'benar dan tidak bercela' dalam arti integritas, bukan tanpa dosa. Ia mengakui dosa di pasal-pasal lain.

✕  Sering dikira

Ayub merasa Allah tidak menjawab doanya.

✓  Yang sebenarnya

Ia justru berkata bahwa Allah menjawab dia, tetapi itu tidak mencegah ejekan manusia.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 12:4

Terkadang orang benar pun mengalami ejekan dan penderitaan. Jangan menyerah pada kekecewaan, tetapi tetaplah berpegang pada integritas dan percaya bahwa Tuhan melihat perjuanganmu.

Ya Tuhan, saat aku diejek karena imanku, kuatkan hatiku dan ingatkan bahwa Engkau melihat dan menghargai kesetiaanku. Amin.