Ayub menjawab kawan-kawannya
Ayub 12:1
Hikmat dan kedaulatan Allah
“Kemudian, Ayub menjawab, katanya,”Ayub 12:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Ayub menjawab:”Ayub 12:1 · TB
Terjemahan Baru
“Ayub menjawab, "Memang, kamu ini mewakili umat manusia. Jika kamu mati, hikmat akan mati juga.”Ayub 12:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Job answered and said,”Ayub 12:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 12:1?
Ayub mulai menjawab dengan nada sarkastis. Dia merasa teman-temannya menganggap diri mereka bijak, tetapi bagi Ayub, mereka justru tidak memahami situasinya.
Latar belakang
Ayub memulai jawaban sindiran
Setelah Zofar menuduh Ayub berdosa, Ayub menjawab dengan sarkasme. Dia menyebut sahabatnya sebagai 'orang-orang itu' yang menganggap diri bijak, seolah hikmat akan mati bersama mereka.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, di luar kota
Kapan
~2000 SM
Zaman para bapa bangsa
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Zofar, Elifas, Bildad
Tiga sahabat Ayub yang menghakimi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָנָה
‘anah · menjawab
merespon atau memberi jawaban, sering dalam konteks dialog
אַתֶּם
attem · kamu
kata ganti orang kedua jamak, menekankan lawan bicara
חָכְמָה
chokmah · hikmat
kebijaksanaan praktis yang berasal dari Allah
Kata 'hikmat' (chokmah) di sini bukan sekadar pengetahuan, melainkan kemampuan hidup benar. Ayub menyindir bahwa sahabatnya mengklaim hikmat eksklusif, padahal hikmat sejati datang dari Allah, bukan monopoli manusia.
Tahukah kamu
Frasa 'hikmat akan mati bersamamu'
Ungkapan ini menjadi peribahasa modern untuk menyindir orang yang sok tahu, tapi di sini Ayub memakainya untuk menohok kesombongan sahabatnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 12:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 12:1
✕ Sering dikira
Ayub memuji sahabatnya sebagai orang bijak.
✓ Yang sebenarnya
Ini sindiran pedas, bukan pujian.
✕ Sering dikira
Ayub menganggap dirinya lebih rendah dari sahabatnya.
✓ Yang sebenarnya
Ayub justru menyindir klaim superioritas mereka.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 12:1
Saat menghadapi kritik, kita bisa merespons dengan kesabaran atau justru dengan sindiran. Belajarlah untuk mengendalikan lidah dan merespons dengan bijak.
Tuhan, ajari aku merespons kritik dengan hikmat dan kasih, bukan dengan sarkasme. Amin.