Zofar Menjawab dengan Tegas
Ayub 11:1
Teguran Zofar: Rahasia Hikmat Allah
PerikopNasihat Zofar Supaya Ayub Merendahkan Diri di Hadapan Allah · Ayub 11:1-20 →“Lalu, Zofar, orang Naama, menjawab, katanya,”Ayub 11:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka berbicaralah Zofar, orang Naama:”Ayub 11:1 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Zofar berkata, "Tidakkah omong kosong itu diberi jawaban? Haruskah orang yang banyak mulut itu dibenarkan?”Ayub 11:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then answered Zophar the Naamathite, and said,”Ayub 11:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 11:1?
Zofar, seorang teman Ayub yang merasa yakin akan kebenaran pandangannya, mulai berbicara. Ayat ini menandai awal dari pidatonya yang menegur Ayub, dengan asumsi bahwa penderitaan Ayub adalah akibat dari dosa yang disembunyikan.
Latar belakang
Zofar Menuduh Ayub Banyak Bicara
Setelah Ayub mempertahankan diri dalam pasal 10, Zofar—yang paling tidak sabar—menyerang dengan sarkasme. Dia menuduh Ayub banyak bicara dan membual, seolah-olah omongannya membuat semua orang takut.
Di mana
Naama (dekat Lakhis, Israel)
Di tempat pembuangan abu, di luar kampung
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Zofar, orang Naama
Teman Ayub yang paling dogmatis, ~80 tahun
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~70 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָנָה
'anah · menjawab
menanggapi atau membalas perkataan seseorang
רֹב
rov · banyaknya
kelimpahan, banyaknya; sering dipakai untuk kekayaan atau perkataan
צָדֵק
tsadeq · dibenarkan
dianggap benar atau adil; dipakai dalam konteks hukum
Zofar menyiratkan bahwa banyaknya kata tidak membuat seseorang benar; hanya Tuhan yang dapat membenarkan. Ini mengingatkan bahwa hikmat sejati bukan dari banyak bicara.
Tahukah kamu
Naama, Kota Zofar
Naama terletak di dataran rendah Yudea, dan nama itu berarti 'menyenangkan'—ironis untuk seorang yang suka menegur orang lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 11:1
Amsal 10:19
Banyak bicara
“Di dalam banyak bicara tidak ada kekurangan pelanggaran, tetapi siapa menahan bibirnya, berakal budi.”
Ayub 8:2
Teguran serupa
“Berapa lamakah lagi engkau akan berkata begitu? Perkataan mulutmu seperti angin kencang?”
Pengkhotbah 5:2
Hati-hati bicara
“Janganlah terburu-buru dengan mulutmu, dan janganlah hatimu lekas mengeluarkan perkataan di hadapan Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 11:1
✕ Sering dikira
Menganggap Zofar benar karena Ayub memang banyak bicara.
✓ Yang sebenarnya
Zofar keliru karena menganggap penderitaan Ayub pasti akibat dosa; Ayub tidak sedang membual, ia sedang bergumul jujur.
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini mengajarkan bahwa kita tidak boleh banyak berbicara.
✓ Yang sebenarnya
Bukan larangan banyak bicara, tapi peringatan bahwa banyak kata tanpa hikmat tidak membenarkan kita.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 11:1
Saat menghadapi orang yang sedang menderita, kita bisa tergoda untuk segera menasihati tanpa mendengar sepenuhnya. Mari belajar untuk hadir dengan rendah hati, bukan dengan jawaban instan yang mungkin melukai.
Tuhan, ajar aku untuk menjadi pendengar yang baik, bukan hakim yang cepat menghakimi. Amin.