Mata Manusia vs Mata Allah
Ayub 10:4
Ayub Mempertanyakan Penghakiman Allah
“Apakah Engkau memiliki mata jasmani? Atau, apakah Engkau melihat seperti manusia melihat?”Ayub 10:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apakah Engkau mempunyai mata badani? Samakah penglihatan-Mu dengan penglihatan manusia?”Ayub 10:4 · TB
Terjemahan Baru
“Pandangan-Mu tak sama dengan pandangan manusia”Ayub 10:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hast thou eyes of flesh? or seest thou as man seeth?”Ayub 10:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 10:4?
Ayub bertanya apakah Allah memiliki mata jasmani dan melihat seperti manusia. Ia mempertanyakan apakah Allah memahami keterbatasan manusia, atau apakah Allah tidak menyadari betapa rapuhnya manusia dalam penderitaan.
Latar belakang
Pertanyaan Retoris yang Menohok
Ayub sedang berdebat dengan Allah dalam kepahitan. Ia bertanya apakah Allah melihat seperti manusia, dengan keterbatasan dan kecenderungan salah menilai. Ini adalah protes halus terhadap cara Allah memperlakukannya.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat abu, sedang berkabung
Kapan
~2000 SM
Zaman Bapa-bapa Leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh, kaya raya, sedang menderita berat
Kepada
Allah
Tuhan, yang sedang diam, tidak menjawab
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֵינֵי בָשָׂר
einei vasar · mata jasmani
mata yang terbuat dari daging, yang terbatas dan mudah salah
רָאָה
ra'ah · melihat
memandang, mengamati, dan memahami
אָדָם
adam · manusia
manusia biasa, makhluk yang fana dan terbatas
Ayub menegaskan bahwa Allah tidak seperti manusia yang melihat secara dangkal. Ia ingin Allah melihat dengan kasih dan pengertian, bukan sekadar menghakimi.
Tahukah kamu
Pertanyaan yang Menggugah
Di seluruh Alkitab, Allah tidak pernah menjawab pertanyaan ini secara langsung. Sebaliknya, Ia menjawab Ayub dengan serangkaian pertanyaan balik yang justru menegaskan kebesaran-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 10:4
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 10:4
✕ Sering dikira
Ayub menuduh Allah tidak melihat dengan benar.
✓ Yang sebenarnya
Ayub justru mempertanyakan mengapa Allah yang sempurna tampak seperti manusia yang salah menilai.
✕ Sering dikira
Ayub sedang meragukan kemahatahuan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub mengakui bahwa Allah lebih dari manusia, tetapi ia tidak mengerti maksud Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 10:4
Kita bisa bertanya kepada Allah apakah Dia benar-benar mengerti perjuangan kita. Iman kita mengingatkan bahwa Allah melihat dengan kasih dan pengertian yang sempurna, bahkan ketika kita merasa tidak dipahami.
Tuhan, Engkau yang melihat segala sesuatu, tolong aku untuk percaya bahwa Engkau mengerti keadaanku lebih dari siapa pun. Berikan aku kepastian akan perhatian-Mu. Amin.