Penyesalan atas Kelahiran

Ayub 10:19

Keluhan Ayub di Hadapan Allah

Seandainya aku seolah-olah tidak pernah ada, aku sudah akan dibawa dari kandungan ke liang kubur.

Ayub 10:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 10:19?

Ayub menyesali kelahirannya. Dia berkata bahwa lebih baik tidak pernah dilahirkan daripada mengalami penderitaan yang begitu berat. Ini menunjukkan keputusasaan yang dalam ketika dia merasa hidupnya tidak berarti.

Latar belakang

Andai Tak Pernah Lahir

Ayub sangat menderita sehingga ia menyesali kelahirannya. Ia berharap dirinya tidak pernah lahir, atau mati segera setelah lahir, sehingga tidak perlu mengalami penderitaan ini.

Di mana

Tanah Uz

Di tengah penderitaan, mungkin di luar kota

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian anak-anak Ayub
Pemulihan Ayub
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita berat

A

Kepada

Allah

Tuhan yang kepadanya Ayub mencurahkan isi hati

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָצָא

yatsa · keluar

keluar atau pergi dari suatu tempat

רֶחֶם

rechem · rahim

rahim, juga berarti belas kasihan

קֶבֶר

qever · liang kubur

kuburan, tempat orang mati dikuburkan

Ayub memakai kata yang sama untuk 'rahim' dan 'belas kasihan', menunjukkan bahwa ia merasa tidak mendapat belas kasihan sejak lahir. Kata 'liang kubur' menegaskan bahwa ia lebih memilih kematian daripada penderitaan.

Tahukah kamu

Kata 'Rahim' dalam Bahasa Ibrani

Kata 'rahim' dalam bahasa Ibrani adalah 'rechem', yang juga berarti 'belas kasihan'. Ayub menggunakan kata ini untuk menekankan bahwa ia keluar dari rahim ibunya, tetapi kini tidak merasakan belas kasihan dari Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 10:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 10:19

✕  Sering dikira

Ayub ingin bunuh diri.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tidak mengancam bunuh diri, ia hanya meratapi kelahirannya dan lebih memilih mati daripada menderita.

✕  Sering dikira

Ayub menyesali keberadaannya sebagai dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tidak menyalahkan dirinya, ia sedang mempertanyakan mengapa Allah membiarkan ia lahir.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 10:19

Kadang kita juga merasa menyesali keadaan kita. Namun, ingatlah bahwa setiap orang punya tujuan. Jika kamu merasa tidak berharga, berbicaralah dengan Tuhan dan orang-orang terdekat.

Tuhan, saat aku merasa tidak berguna, ingatkan aku bahwa aku berharga di mata-Mu. Amin.