Sentuhan yang Menghancurkan
Ayub 1:11
Ketika Berkat Dicabut
“Akan tetapi, sekarang, ulurkan tangan-Mu, dan sentuh semua yang dia miliki, maka dia akan mengutuki-Mu di hadapan-Mu.””Ayub 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."”Ayub 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi seandainya segala kekayaannya itu Kauambil, pasti dia akan langsung mengutuki Engkau!"”Ayub 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But put forth thine hand now, and touch all that he hath, and he will curse thee to thy face.”Ayub 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 1:11?
Setan menantang Allah untuk mencabut semua berkat dari Ayub. Dia yakin bahwa tanpa berkat-berkat tersebut, Ayub akan mengutuki Allah. Ini menjadi inti dari pencobaan Ayub: apakah iman seseorang bertahan ketika segala sesuatunya diambil?
Latar belakang
Tantangan untuk Menyentuh
Setan menantang Tuhan untuk mencabut perlindungan-Nya dan menimpakan penderitaan pada Ayub. Ia yakin bahwa tanpa berkat, Ayub akan mengutuk Allah di hadapan-Nya. Ini menjadi puncak konflik spiritual di pasal ini.
Di mana
Di hadapan Allah di surga
Ruang surgawi, setelah dialog pertama
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Setan
Penuduh yang ingin membuktikan Ayub egois
Kepada
TUHAN
Allah, pemegang kendali semua peristiwa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלַח
shalach · ulurkan
Mengulurkan tangan, mengirim, atau melepaskan
נָגַע
naga · sentuh
Menyentuh, menjangkau, atau menimpa
בָּרַךְ
barak · mengutuki
Biasanya 'memberkati', di sini sebagai eufemisme untuk 'mengutuk'
Kata 'shalach' (ulurkan) dan 'naga' (sentuh) menunjukkan tindakan Tuhan yang aktif dalam mengizinkan pencobaan, bukan sekadar pasif. Sedangkan penggunaan 'barak' untuk 'mengutuk' menunjukkan betapa tabunya kata kutuk terhadap Allah, dan ironisnya, Setan menuduh Ayub akan melakukan hal yang sama.
Tahukah kamu
Kata 'Mengutuki' yang Unik
Di ayat ini, kata 'mengutuki' dalam bahasa Ibrani adalah 'barak', yang biasanya berarti 'memberkati'. Penulis memakai eufemisme untuk menghindari mengucapkan kutukan kepada Allah, menunjukkan betapa seriusnya masalah ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 1:11
Lukas 22:31
Iblis meminta izin
“Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk mengayak kamu seperti gandum.”
Mazmur 42:4
Cobaan dan ejekan
“Air mataku menjadi makananku siang dan malam, sebab mereka berkata sepanjang hari: Di mana Allahmu?”
Roma 8:38-39
Kasih tetap ada
“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, ... tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 1:11
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan perlu diyakinkan oleh Setan untuk mencobai Ayub.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan berdaulat; Izinkan Setan untuk menguji, tetapi dalam batas yang ditentukan Tuhan, dan tujuannya adalah untuk memurnikan iman Ayub.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa semua penderitaan berasal dari Iblis, bukan dari Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Teks ini menunjukkan Tuhan mengizinkan pencobaan, namun tetap mengendalikan batasnya. Penderitaan tidak terjadi di luar kedaulatan Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 1:11
Setan mungkin menuduh kita di hadapan Allah, tetapi Allah mempercayai kita. Bagaimana kita merespons ketika kehilangan? Cobalah untuk tetap bersyukur dan percaya kepada Allah dalam situasi sulit, karena iman yang telah diuji akan semakin murni.
Tuhan, kuatkan iman kami agar tetap setia kepada-Mu, baik dalam kelimpahan maupun dalam kekurangan. Jangan biarkan kami mengutuki Engkau saat menghadapi pencobaan. Amin.