Jerat dari mulut sendiri
Amsal 18:7
Kuasa lidah dan harga diri
“Mulut orang bodoh adalah kehancurannya, dan bibirnya adalah jerat bagi nyawanya.”Amsal 18:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang bebal dibinasakan oleh mulutnya, bibirnya adalah jerat bagi nyawanya. Amsal 18.8–16 60”Amsal 18:7 · TB
Terjemahan Baru
“Ucapan orang bodoh menghancurkan dirinya; ia terjerat oleh kata-katanya.”Amsal 18:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mulut orang bebal adalah harimaunya, sebab perkataannya menjerat dan mematikan dirinya sendiri.”Amsal 18:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“A fool’s mouth is his destruction, and his lips are the snare of his soul.”Amsal 18:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 18:7?
Amsal ini mengingatkan bahwa perkataan orang bodoh membawa kehancuran bagi dirinya sendiri. Ucapan yang tidak dipikirkan bisa menjerat dan menjatuhkan nyawanya sendiri, seperti jebakan yang dipasang untuk orang lain.
Latar belakang
Mulut bodoh menjerat nyawanya
Amsal 18:7 menegaskan bahwa orang bodoh akan mengalami kehancuran karena perkataannya sendiri. Ini adalah peringatan bahwa kata-kata ceroboh bisa menjadi jerat, mengikat seseorang dalam masalah dan bahkan mengancam keselamatannya.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, ruang pengajaran
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~950 SM, penulis Amsal
Kepada
Pembaca muda & masyarakat umum
Orang Israel yang membutuhkan hikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מחתה
mechittah · kehancurannya
kehancuran, reruntuhan, atau kebinasaan
שפתיו
sefatav · bibirnya
bibir, berbicara, perkataan
מוקש
mokesh · jerat
jebakan, perangkap, jerat
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa perkataan bukan sekadar suara—mereka bisa menjadi agen kehancuran dan jebakan. Orang bodoh tidak menyadari bahwa mulutnya sendiri adalah alat yang digunakan untuk menjatuhkan dirinya.
Tahukah kamu
Jerat perangkap burung
Dalam bahasa Ibrani, kata 'jerat' (mokesh) sering dipakai untuk jerat burung, menunjukkan bahwa perkataan sendiri bisa menjadi jebakan yang tidak terduga.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 18:7
Amsal 13:3
Kontras penjaga mulut
“Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya; siapa lebar bibirnya, akan kebinasaan.”
Amsal 21:23
Hasil positif menjaga mulut
“Siapa menjaga mulut dan lidahnya, memelihara diri dari kesesakan.”
Matius 12:37
Perkataan menentukan nasib
“Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu engkau akan dihukum.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 18:7
✕ Sering dikira
Orang bodoh hanya dibedakan dari kecerdasannya.
✓ Yang sebenarnya
Kebodohan di sini berkaitan dengan moral dan kurangnya hikmat, bukan semata IQ.
✕ Sering dikira
Kehancuran selalu datang langsung dari mulut sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengajarkan bahwa perkataan bodoh sering memicu masalah, tetapi bisa juga sebagai peringatan umum tentang akibat dari cara bicara.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 18:7
Sebelum berbicara, tanyakan pada diri sendiri: apakah perkataanku membangun atau merusak? Berlatihlah untuk berpikir dulu sebelum berkata, terutama saat emosi sedang memuncak.
Tuhan, ajari aku untuk mengendalikan lidahku agar perkataanku tidak menjadi jerat bagiku, amin.