Anggur bagi yang Hancur

Amsal 31:6

Peringatan Raja dan Kemuliaan Istri

Berikan minuman keras kepada orang yang akan binasa, dan anggur kepada orang yang pahit hatinya.

Amsal 31:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 31:6?

Amsal 31:6 menasihati agar minuman keras diberikan kepada orang yang sedang binasa atau pahit hati, bukan kepada para raja. Ini adalah bentuk empati: orang yang menderita boleh saja mendapat penghiburan, tapi pemimpin harus tetap tenang.

Latar belakang

Anggur untuk yang Sekarat

Ibu Lemuel berkata bahwa minuman keras sebaiknya diberikan kepada orang yang menderita, bukan kepada raja, untuk melupakan kepedihan mereka.

Di mana

Istana Raja

Di istana, lanjutan nasihat ibu

Kapan

~950 SM

Zaman Raja-raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Puncak kejayaan Israel
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
I

Yang berbicara

Ibu Lemuel

Ibu yang bijak, sangat menghormati anaknya, raja muda

L

Kepada

Lemuel

Raja muda yang masih belajar memimpin

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָבַד

avad · binasa

binasa, hilang, tersesat

מַר

mar · pahit

pahit, getir, sedih

נֶפֶשׁ

nefesh · hati

jiwa, nyawa, diri

Nefesh mencakup seluruh keberadaan; orang yang 'pahit hati' sedang sakit jiwa, dan anggur menjadi penghiburan sementara yang pantas bagi mereka, bukan bagi raja.

Tahukah kamu

Anggur sebagai Obat

Pada zaman Alkitab, anggur sering digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan penenang, bukan untuk pesta raja.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 31:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 31:6

✕  Sering dikira

Mengira ini memerintahkan memberi alkohol pada semua orang susah.

✓  Yang sebenarnya

Ini pernyataan tentang penggunaan yang tepat, bukan perintah umum.

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini mendukung minum untuk kabur dari masalah.

✓  Yang sebenarnya

Tujuannya adalah agar raja tetap sadar dan orang yang sekarat mendapat penghiburan.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 31:6

Terkadang kita perlu peka terhadap kondisi orang lain. Alih-alih menghakimi, kita bisa memberikan dukungan dan penghiburan kepada mereka yang sedang berduka atau kesulitan, seperti yang disarankan di sini.

Bapa, ajari aku untuk menjadi penghibur bagi yang sedang menderita, dan beri aku hikmat dalam bersikap. Amin.