Cinta Hikmat vs Cinta Harta

Amsal 29:3

Kebijaksanaan untuk Hidup Berbangsa

Orang yang mencintai hikmat menjadikan ayahnya bersukacita, tetapi orang yang bergaul dengan pelacur memboroskan hartanya.

Amsal 29:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 29:3?

Amsal 29:3 mengkontraskan dua pilihan hidup: mencintai hikmat membawa sukacita bagi orang tua, tetapi bergaul dengan pelacur menghabiskan harta. Ini menunjukkan bahwa keputusan bijak membawa berkat, sementara hidup bejat membawa kerugian.

Latar belakang

Dua Jalan Hidup

Ayat ini membandingkan dua pilihan: mencintai hikmat yang membawa sukacita bagi ayah, atau bergaul dengan pelacur yang menghabiskan harta. Ini adalah kontras antara hidup berhikmat dan hidup bejat.

Di mana

Yerusalem

Di rumah atau ruang diskusi, malam hari

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Agur bin Yake

Penulis amsal, ~950 SM, mengajar dengan perumpamaan.

P

Kepada

Pembaca muda

Generasi yang perlu belajar hikmat dan takut akan TUHAN.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָהֵב

ahev · mencintai

mengasihi, memiliki kasih yang mendalam.

חָכְמָה

chokhmah · hikmat

keterampilan hidup; kebijaksanaan praktis yang berasal dari TUHAN.

יְאַבֵּד

ye'abbed · mem boroskan

menghancurkan, membuang sia-sia.

Cinta hikmat menghasilkan manfaat yang bertahan, sementara cinta kepada dosa menghancurkan sumber daya dan masa depan. Kata 'hikmat' bukan sekadar pengetahuan, tetapi cara hidup yang berkenan kepada TUHAN.

Tahukah kamu

Pelacur dalam Amsal

Dalam Amsal, 'pelacur' tidak selalu harfiah, tapi bisa melambangkan kebodohan atau penyembahan berhala, yang sering menjadi jebakan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 29:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 29:3

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berbicara tentang dosa seksual.

✓  Yang sebenarnya

Pelacur adalah metafora untuk segala bentuk kebodohan yang menghancurkan hidup.

✕  Sering dikira

Mencintai hikmat menjamin ayah selalu bersukacita.

✓  Yang sebenarnya

Sukacita ayah adalah hasil dari kehidupan bijak, tetapi tidak selalu berarti tidak ada masalah.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 29:3

Pilihan kita setiap hari, baik dalam pergaulan, penggunaan waktu, dan uang, mencerminkan prioritas hidup. Hiduplah dengan bijak, karena itu bukan hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga membawa kebanggaan bagi keluarga.

Tuhan, karuniakanlah hikmat dalam setiap pilihanku, sehingga aku hidup dengan cara yang memuliakan-Mu dan membawa sukacita bagi orang tuaku. Amin.