Bahaya memanjakan pelayan
Amsal 29:21
Hikmat untuk Memimpin dan Mendidik
“Orang yang memanjakan hambanya sejak masa kecilnya pada akhirnya akan menjadikan dia penerusnya.”Amsal 29:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapa memanjakan hambanya sejak muda, akhirnya menjadikan dia keras kepala.”Amsal 29:21 · TB
Terjemahan Baru
“Hamba yang dimanjakan sejak muda, akhirnya akan menjadi keras kepala.”Amsal 29:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Budak yang diperlakukan seperti anak kesayangan sejak kecil oleh majikannyajustru akan menjadi kurang ajar dan tak tahu diri.”Amsal 29:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He that delicately bringeth up his servant from a child shall have him become his son at the length.”Amsal 29:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 29:21?
Ayat ini memperingatkan tentang bahaya memanjakan bawahan atau anak sejak kecil. Jika kita selalu memanjakan mereka, mereka akan menjadi manja dan pada akhirnya kita akan kesulitan menghadapi mereka, bahkan mungkin mereka akan mengambil alih posisi kita.
Latar belakang
Didik sejak dini, jangan manjakan
Jika seseorang memanjakan hambanya sejak kecil, pada akhirnya hamba itu akan menjadi seperti anak sendiri yang tidak tahu diri dan bisa merebut hak waris. Ini peringatan tentang bahaya memanjakan bawahan.
Di mana
Yerusalem
Rumah tangga atau istana
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo (atau para kolektor Amsal)
Raja Israel terkenal dengan hikmatnya, ~950 SM
Kepada
Pembaca muda
Orang Israel yang diajar hidup berhikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּנַק
panak · memanjakan
Memanjakan, memanjakan dengan berlebihan, atau memperlakukan dengan sangat lembut.
עֶבֶד
eved · hamba
Budak atau pelayan yang berada di bawah otoritas orang lain.
מָנוֹן
manon · penerusnya
Ahli waris, anak yang berhak menerima warisan.
Kata 'panak' (memanjakan) adalah kesalahan orang tua, bukan kesalahan hamba. Akibatnya, 'eved' (hamba) yang dimanjakan bisa berubah menjadi 'manon' (ahli waris) yang seharusnya tidak, merebut posisi yang tidak semestinya.
Tahukah kamu
Hak waris budak
Dalam hukum kuno, budak yang diangkat anak bisa menjadi ahli waris jika tidak ada anak kandung (lihat Kejadian 15:3). Ayat ini mungkin menyindir situasi di mana budak yang dimanjakan justru menjadi besar kepala.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 29:21
Amsal 13:24
Disiplin penuh kasih
“Orang yang menahan rotan membenci anaknya, tetapi orang yang mengasihi anaknya menghajar dia pada waktunya.”
Amsal 29:15
Bahaya memanjakan
“Rotan dan teguran memberikan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan akan mempermalukan ibunya.”
1 Samuel 3:13
Kegagalan mendidik anak
“Sebab telah Kuberitahukan kepadanya bahwa Aku akan menghukum keluarganya untuk selama-lamanya karena dosa yang diketahuinya, yakni anak-anaknya telah menghujat Allah, tetapi ia tidak memarahi mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 29:21
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan untuk kasar pada pelayan atau anak buah.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan tentang kekerasan, melainkan tentang menetapkan batas dan disiplin yang tepat, tidak memanjakan berlebihan.
✕ Sering dikira
Ayat ini berbicara tentang hubungan orang tua-anak, bukan tentang pekerja.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks kuno, 'hamba' bisa jadi bagian dari rumah tangga; prinsipnya berlaku untuk siapa pun yang berada di bawah otoritas kita, termasuk anak.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 29:21
Cinta sejati tidak selalu berarti memberi apa yang diminta, tetapi juga mendidik dan menegur. Mulailah dari hal kecil: ajari anak atau bawahan untuk bertanggung jawab, dan jangan takut untuk berkata 'tidak' demi kebaikan mereka di masa depan.
Ya Tuhan, ajarkan kami untuk mengasihi dengan bijaksana, tidak memanjakan, tetapi membentuk karakter yang bertanggung jawab. Amin.