Lipstik di Atas Pecahan Periuk

Amsal 26:23

Kemunafikan yang Berlapis Perak

Bagaikan pecahan periuk berlapis perak, seperti itulah bibir manis dengan hati yang jahat.

Amsal 26:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 26:23?

Ayat ini mengibaratkan perkataan manis yang keluar dari hati yang jahat dengan bejana tanah liat yang dilapisi perak—indah di luar tetapi buruk di dalam. Seseorang bisa berkata manis untuk menutupi niat jahat. Tidak semua yang tampak baik berasal dari hati yang baik.

Latar belakang

Perak Tidak Menutupi Retakan

Ayat ini membandingkan bibir manis dengan hati jahat seperti pecahan periuk yang dilapisi perak. Secara lahiriah tampak indah dan berharga, tetapi sebenarnya rapuh dan tidak berharga di dalamnya.

Di mana

Yerusalem

Pelajaran di istana atau rumah

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Sage bijak, mungkin Salomo atau kolektif

P

Kepada

Pembaca Muda

Murid yang belajar hidup bijak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֶרֶשׂ

kheres · periuk

Tembikar atau pecahan keramik, benda yang mudah pecah.

כֶּסֶף

kesef · perak

Logam mulia yang dipoles untuk mengkilap.

לֵב

lev · hati

Pusat batin, pikiran, dan kehendak.

Kata-kata manis (bibir) bisa dilapisi dengan kebaikan palsu (perak), tetapi hati yang jahat (lev) adalah inti yang sebenarnya. Penampilan luar tidak mengubah kondisi batin yang rapuh.

Tahukah kamu

Perak di Zaman Alkitab

Pelapis perak biasanya digunakan untuk memperbaiki benda yang pecah atau rusak. Ini menunjukkan bahwa penampilan baik hanya menutupi kerusakan yang sebenarnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 26:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 26:23

✕  Sering dikira

Orang yang ramah itu baik, jadi tidak apa-apa.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengingatkan bahwa keramahan bisa menutupi kejahatan. Kita perlu bijak menilai karakter.

✕  Sering dikira

Hanya orang tertentu yang munafik; aku tidak.

✓  Yang sebenarnya

Semua orang bisa tergoda memoles penampilan. Amsal ini mengajak introspeksi.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 26:23

Jangan mudah mempercayai kata-kata manis tanpa melihat buah dan karakter orangnya. Bijaksanalah dalam menilai, dan pastikan hati kita sendiri tulus dalam berkata-kata.

Tuhan, mampukan aku untuk tulus dalam kata-kataku dan berikan aku kepekaan untuk membaca hati orang lain dengan bijak. Amin.