Bahaya Saksi Dusta

Amsal 25:18

Amsal-Amsal Salomo yang Disalin

Bagaikan gada, atau pedang, atau anak panah yang tajam, seperti itulah orang yang mengangkat kesaksian dusta terhadap sesamanya.

Amsal 25:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 25:18?

Ayat ini membandingkan saksi dusta dengan senjata berbahaya seperti gada, pedang, dan anak panah tajam. Artinya, perkataan bohong yang merusak nama baik orang lain sangat menyakitkan dan bisa menghancurkan hidup seseorang.

Latar belakang

Senjata yang Tidak Bisa Dipercaya

Salomo menggambarkan saksi dusta seperti gada, pedang, atau panah tajam—senjata yang melukai orang lain. Kesaksian palsu tidak hanya merusak reputasi, tetapi juga bisa menghancurkan hidup seseorang, seperti senjata mematikan.

Di mana

Yerusalem

Gerbang kota, tempat pengadilan

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Allah
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel yang bijaksana, ~950 SM

P

Kepada

Para hakim dan saksi

Mereka yang terlibat dalam sistem peradilan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מֵפִיץ

mefits · gada

gada, alat pemukul yang menghancurkan

חֶרֶב

cherev · pedang

pedang, senjata tajam yang menusuk

חֵץ

chets · anak panah

anak panah, proyektil yang melukai dari jauh

Tiga kata senjata menunjukkan bahwa kebohongan bisa melukai secara langsung (gada), tajam (pedang), dan diam-diam (panah). Kesaksian dusta adalah kejahatan yang serius.

Tahukah kamu

Tiga Senjata

Gada, pedang, dan panah adalah tiga jenis senjata yang umum pada zaman itu, mewakili kekuatan hancur yang berbeda: tumpul, tajam, dan jarak jauh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 25:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 25:18

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berlaku di pengadilan formal.

✓  Yang sebenarnya

Kesaksian dusta juga mencakup gosip dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari.

✕  Sering dikira

Hanya memperingatkan tentang akibat bagi korban.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga menunjukkan betapa seriusnya tindakan berdusta di mata Allah.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 25:18

Jaga lidahmu dari kebohongan. Jika kamu tidak memiliki bukti kebenaran, lebih baik diam daripada menjadi alat penghancur bagi sesama.

Ya Allah, jauhkanlah aku dari dosa berbohong, dan jadikanlah perkataanku selalu membangun, bukan menghancurkan. Amin.