Perkataan Orang Berhikmat

Amsal 24:23

Kejujuran dalam Pengadilan

Ini pun perkataan orang-orang berhikmat: Memandang muka dalam pengadilan tidaklah baik.

Amsal 24:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 24:23?

Ayat ini adalah awal dari kumpulan nasihat bijak dan menegaskan bahwa memihak atau memandang bulu dalam pengadilan adalah perbuatan yang tidak baik. Ini menekankan pentingnya keadilan yang objektif tanpa memandang status atau kekayaan.

Latar belakang

Keadilan tanpa pilih kasih

Ayat ini menegaskan bahwa dalam pengadilan, memihak seseorang atau menunjukkan preferensi adalah salah. Ini menekankan bahwa keadilan harus buta terhadap status atau kekayaan.

Di mana

Yerusalem

Pengadilan di pintu gerbang kota

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang-orang berhikmat

Kolektif bijak yang menambahkan nasihat

P

Kepada

Pembaca Amsal

Orang yang mencari hikmat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הִכֵּר

hikker · memandang

Mengenali atau memihak, menunjukkan perlakuan khusus berdasarkan penampilan luar.

פָּנִים

panim · muka

Wajah, sering digunakan untuk menunjukkan kehadiran atau status seseorang.

מִשְׁפָּט

mishpat · pengadilan

Penghakiman, keadilan, proses hukum yang adil.

Memandang muka berarti menghakimi berdasarkan penampilan luar, bukan fakta; keadilan sejati harus tidak memihak.

Tahukah kamu

Pintu gerbang sebagai pengadilan

Di zaman Alkitab, pengadilan sering diadakan di pintu gerbang kota, tempat para tua-tua duduk untuk memutuskan perkara.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 24:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 24:23

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya berlaku untuk hakim profesional, bukan orang biasa.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip ini berlaku untuk semua orang: dalam penilaian apa pun, kita harus adil dan tidak memihak.

✕  Sering dikira

Memandang muka berarti kita tidak boleh memperhatikan orang miskin.

✓  Yang sebenarnya

Justru sebaliknya: kita tidak boleh membedakan orang miskin atau kaya dalam keputusan; semua diperlakukan sama.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 24:23

Dalam kehidupan sehari-hari, berusahalah untuk berlaku adil tanpa pilih kasih. Misalnya, saat memberi penilaian atau berdebat, fokuslah pada fakta dan kebenaran, bukan pada siapa yang terlibat.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk selalu berpihak pada kebenaran dan keadilan, bukan pada popularitas atau kepentingan pribadi. Amin.