Jangan senang saat musuh jatuh

Amsal 24:17

Hikmat untuk Hidup Benar

Perikop--28-- · Amsal 24:17-18 →
“Jangan bersukaria ketika musuhmu jatuh, dan jangan biarkan hatimu bersorak-sorak ketika dia tersandung,”

Amsal 24:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 24:17?

Kita tidak boleh bergembira saat musuh kita jatuh atau menderita. Allah melihat hati kita, dan jika kita bersukacita atas kejatuhan orang lain, itu adalah dosa yang bisa membuat Allah marah terhadap kita.

Latar belakang

Sikap terhadap musuh

Ayat ini melarang sikap sombong atau puas saat musuh mengalami kemalangan. Ini mengajarkan belas kasihan dan kerendahan hati.

Di mana

Israel

Nasihat umum, tidak spesifik

Kapan

~950 SM

Masa keemasan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Puncak kekuasaan Salomo
Perpecahan kerajaan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Sang bijak (penulis Amsal)

Penulis kitab Amsal, mungkin Salomo atau kolektif

A

Kepada

Anak didik

Orang muda yang diajar hikmat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׂמַח

samach · bersukaria

Merasa senang, bergembira

נָפַל

naphal · jatuh

Jatuh, tergeletak, atau gagal

לֵב

lev · hatimu

Hati, pusat perasaan dan kehendak

Kata 'samach' dan 'lev' menekankan bahwa kegembiraan atas musuh adalah masalah hati, bukan sekadar ekspresi luar.

Tahukah kamu

Musuh dalam Perjanjian Lama

Dalam konteks ini, 'musuh' bisa merujuk pada musuh pribadi atau bangsa asing, tetapi prinsipnya berlaku umum.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 24:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 24:17

✕  Sering dikira

Kita sama sekali tidak boleh merasakan kepuasan saat musuh kalah.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengajarkan agar tidak bersorak secara terbuka dan sombong, tetapi perasaan manusiawi bisa saja timbul.

✕  Sering dikira

Hanya ucapan yang dilarang, bukan perasaan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menyebut 'hatimu bersorak-sorak', jadi perasaan hati pun dinilai.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 24:17

Saat melihat orang yang pernah menyakiti kita mengalami masalah, apakah kita merasa puas? Lawan perasaan itu dengan mendoakan mereka. Ingatlah bahwa kasih Kristus mengajarkan kita untuk mengampuni.

Bapa, ampunilah aku jika aku pernah bersukacita atas kejatuhan orang lain. Ajari aku untuk memiliki hati yang penuh belas kasihan. Amin.