Kebanggaan orang tua
Amsal 23:15
Hikmat untuk hidup bijak
“Anakku, jika hatimu berhikmat, hatiku juga akan gembira.”Amsal 23:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hai anakku, jika hatimu bijak, hatiku juga bersukacita.”Amsal 23:15 · TB
Terjemahan Baru
“Anakku, aku senang sekali kalau engkau bijaksana.”Amsal 23:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Anakku, jika hatimu bijaksana, maka hatiku pun berbahagia.”Amsal 23:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“My son, if thine heart be wise, my heart shall rejoice, even mine.”Amsal 23:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 23:15?
Ayat ini menunjukkan hubungan timbal balik antara orang tua dan anak. Jika anak menjadi bijaksana (hidup sesuai ajaran Tuhan), maka hati orang tua akan gembira. Ini adalah doa dan harapan setiap orang tua: melihat anaknya bertumbuh dalam hikmat, bukan sekadar sukses duniawi.
Latar belakang
Kegembiraan orang tua
Penulis menyapa anaknya dengan kasih, mengungkapkan bahwa jika anaknya berhikmat, hatinya ikut bersukacita. Ini adalah hubungan emosional yang kuat antara orang tua dan anak.
Di mana
Yerusalem
Pengajaran di istana atau rumah
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo (atau penulis Amsal)
Raja Israel, penuh hikmat
Kepada
Anak didik
Orang muda yang diajar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָכַם
chakam · berhikmat
menjadi bijak, memiliki hikmat
לֵב
lev · hatiku
hati, batin, pusat diri
שָׂמַח
samach · gembira
bersukacita, bergembira
Kebijaksanaan (chakam) anak membawa sukacita (samach) ke dalam hati (lev) orang tua, menunjukkan bahwa hikmat bukan hanya intelektual tetapi relasional.
Tahukah kamu
Hati sebagai pusat emosi
Dalam budaya Ibrani, hati (lev) adalah pusat pikiran, kehendak, dan emosi, bukan hanya perasaan seperti dalam budaya modern.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 23:15
Amsal 10:1
Tema sukacita orang tua
“Anak yang bijak membuat ayahnya gembira, tetapi anak yang bodoh membuat ibunya berduka.”
Amsal 23:24
Sukacita orang tua
“Ayah orang benar akan bersukaria; yang memperanakkan orang bijak akan senang kepadanya.”
3 Yohanes 1:4
Sukacita rohani
“Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar daripada mendengar anak-anakku hidup dalam kebenaran.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 23:15
✕ Sering dikira
Kebahagiaan orang tua bergantung pada prestasi anak
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah hikmat yang sejati, bukan sekadar sukses akademis atau duniawi. Hikmat mencakup takut akan Tuhan dan hidup benar.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk orang tua biologis
✓ Yang sebenarnya
Secara lebih luas, ini berlaku untuk hubungan guru-murid atau mentor-anak rohani.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 23:15
Hikmat sering ditunjukkan dalam keputusan sehari-hari, seperti memilih teman atau mengelola uang. Hari ini, buatlah satu pilihan bijak yang akan membuat orang-orang yang mengasihimu bangga.
Tuhan, jadikan kami pribadi yang berhikmat, supaya kehidupan kami menjadi sukacita bagi orang tua dan orang-orang terkasih. Amin.