Mata angkuh, hati sombong

Amsal 21:4

Hati Raja di Tangan TUHAN

“Mata yang angkuh dan hati yang sombong, yaitu pelita orang fasik, adalah dosa.”

Amsal 21:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 21:4?

Ayat ini menghubungkan mata yang angkuh dan hati yang sombong sebagai pelita orang fasik, yang berarti sumber atau ciri khas kejahatan. Kesombongan ini adalah dosa yang serius karena menempatkan diri di atas Allah dan orang lain. Ini mengingatkan bahwa akar masalah bukan hanya tindakan, tapi juga sikap hati.

Latar belakang

Dosa yang tersembunyi

Ayat ini menyoroti sikap hati yang sombong dan pandangan mata yang angkuh. Ini bukan sekadar perilaku lahiriah, melainkan akar dari segala dosa. Pelita orang fasik menerangi jalan mereka, tetapi justru membawa kepada kehancuran.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, saat mengajar

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud wafat
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, ~60 tahun, dikenal bijaksana

P

Kepada

Pembaca muda

Orang Israel yang ingin hidup berkenan kepada Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עַיִן

ayin · mata

Mata, sering melambangkan keinginan atau persepsi.

רָם

ram · angkuh

Tinggi, ditinggikan; dalam konteks ini berarti kesombongan.

גָּבַהּ

gavah · sombong

Menjadi tinggi, angkuh; merujuk pada hati yang membanggakan diri.

Kata 'angkuh' dan 'sombong' berasal dari akar yang sama, menunjukkan sikap hati yang meninggikan diri. Ini adalah dosa karena mengambil tempat yang seharusnya milik Tuhan.

Tahukah kamu

Pelita dalam kiasan

Dalam budaya Israel kuno, pelita melambangkan kehidupan dan bimbingan. Di sini, pelita orang fasik adalah 'mata angkuh' dan 'hati sombong'—ironisnya, yang seharusnya memberi terang malah menjadi dosa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 21:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 21:4

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya tentang dosa visual seperti melihat hal yang tidak pantas.

✓  Yang sebenarnya

Sebenarnya ini tentang sikap hati yang sombong, bukan sekadar pandangan mata.

✕  Sering dikira

Mengira 'pelita orang fasik' berarti Tuhan memberi terang kepada mereka.

✓  Yang sebenarnya

Pelita di sini adalah metafora untuk kehidupan mereka yang dipenuhi dosa, bukan pemberian Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 21:4

Perhatikan sikap hatimu: apakah ada kesombongan yang tersembunyi? Belajarlah untuk rendah hati, menghargai orang lain, dan mengakui bahwa semua yang kita miliki adalah anugerah.

Bapa, jauhkanlah aku dari kesombongan, dan bentuklah hatiku menjadi rendah hati. Amin.