Hati fasik dan mata yang tak kenal belas kasih

Amsal 21:10

Kehidupan yang Benar di Hadapan TUHAN

Hati orang fasik menginginkan kejahatan; sesamanya tidak mendapat belas kasihan di matanya.

Amsal 21:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 21:10?

Orang fasik selalu menginginkan kejahatan, dan mereka tidak peduli atau berbelas kasihan kepada sesamanya. Keinginan jahat membutakan mata terhadap kebutuhan orang lain.

Latar belakang

Hati yang jahat tak kenal belas kasihan

Ayat ini mengontraskan keinginan hati orang fasik yang hanya memikirkan kejahatan, dengan sikap orang benar yang penuh belas kasihan. Di mata orang fasik, sesamanya tidak berharga, sehingga ia tega berbuat jahat.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, ruang tulis

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terbagi
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel yang bijaksana, penulis Amsal

P

Kepada

Pembaca Amsal

Orang-orang yang mencari hikmat dan takut akan TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תַּאֲוַת (ta'avat)

ta'avat · menginginkan

keinginan atau nafsu yang kuat, sering dipakai untuk hasrat yang mendalam.

רָע (ra)

ra · kejahatan

sesuatu yang buruk, jahat, atau merusak; lawan dari kebaikan.

חָנַן (chanan)

chanan · belas kasihan

menunjukkan kemurahan atau kasih sayang, memberi pertolongan kepada yang membutuhkan.

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa hati yang penuh keinginan jahat (ta'avat) akan melahirkan tindakan yang merusak (ra) dan membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk menolong sesama (chanan).

Tahukah kamu

Kata 'sesama' dalam bahasa Ibrani

Kata 'sesama' (rea) dalam bahasa Ibrani bisa berarti 'teman' atau 'tetangga', dan sering menunjuk pada siapa saja yang ada di dekat kita, bukan hanya orang tertentu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 21:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 21:10

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya berbicara tentang orang yang sangat jahat, bukan tentang kita.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap hati bisa memiliki kecenderungan untuk menginginkan kejahatan dan mengabaikan sesama, sehingga perlu dijaga.

✕  Sering dikira

Mengira 'sesamanya' hanya teman dekat atau keluarga.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks Alkitab, sesama mencakup semua orang, bahkan orang asing atau musuh, dan kita harus menunjukkan belas kasihan kepada mereka.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 21:10

Periksa keinginan kita: apakah kita lebih fokus pada hal-hal jahat atau pada kebaikan? Belajarlah untuk melihat kebutuhan orang lain dan bertindak dengan kasih, bukan keegoisan.

Tuhan, perbarui hatiku agar aku menginginkan kebaikan dan memiliki belas kasihan kepada sesamaku, bukan kejahatan. Amin.