Menunggu TUHAN di Tengah Ketidakadilan

Amsal 20:22

Hikmat dalam Perkataan dan Perbuatan

Jangan berkata, “Aku akan membalas kejahatan;” nantikanlah TUHAN, dan Dia akan menyelamatkanmu.

Amsal 20:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 20:22?

Kita tidak perlu membalas kejahatan dengan kejahatan, karena Tuhan adalah pembalas yang adil. Sebaliknya, kita harus menyerahkan masalah kita kepada-Nya dan menantikan pertolongan-Nya.

Latar belakang

Larangan Membalas Kejahatan

Nasihat ini menegaskan bahwa pembalasan adalah hak TUHAN, bukan hak manusia. Orang percaya dipanggil untuk menunggu tindakan TUHAN daripada mengambil hukum sendiri.

Di mana

Yerusalem

Lingkungan istana atau sekolah hikmat

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo naik takhta
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Orang bijak Israel, mungkin Salomo atau kolektif

A

Kepada

Anak didik

Orang muda yang belajar hikmat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלַם

shalam · membalas

menyelesaikan, membayar, atau memberi ganjaran

רָעָה

ra'ah · kejahatan

sesuatu yang buruk, jahat, atau merugikan

יָשַׁע

yasha' · menyelamatkan

memberi kemenangan atau melepaskan dari bahaya

Ketiga kata ini membentuk gambaran: manusia tidak perlu membayar kejahatan karena TUHAN sendirilah yang akan menyelamatkan dan memberi keadilan.

Tahukah kamu

Arti Nama 'TUHAN'

Nama TUHAN (YHWH) sering dikaitkan dengan kata kerja 'menjadi' atau 'menciptakan', menunjukkan Dia yang aktif dalam sejarah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 20:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 20:22

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti kita pasif dan tidak melakukan apa-apa saat diperlakukan jahat.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan pasif, melainkan aktif menyerahkan pembalasan kepada TUHAN dan tetap berbuat benar.

✕  Sering dikira

Menunggu TUHAN berarti kita tidak perlu melapor ke polisi atau mencari keadilan hukum.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini fokus pada sikap hati, tidak melarang mencari keadilan melalui institusi yang sah.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 20:22

Ketika seseorang menyakiti kita, janganlah kita merencanakan pembalasan. Belajarlah untuk mengampuni dan menyerahkan keadilan kepada Tuhan, yang pasti bertindak pada waktu-Nya.

Tuhan, ajari aku untuk mengampuni dan tidak membalas kejahatan. Aku percaya bahwa Engkau yang akan membereskan segala sesuatunya. Amin.