Tuhan Menyesal

Amos 7:3

Penglihatan Amos: Belalang, Api, dan Tali Sipat

PerikopPenglihatan tentang Belalang · Amos 7:1-3 →
“TUHAN menyesal akan hal itu. “Itu takkan terjadi,” firman TUHAN.”

Amos 7:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amos 7:3?

Tuhan menyesal dan membatalkan hukuman belalang karena doa Amos. 'Menyesal' menunjukkan kepedulian Tuhan dan jawaban atas doa, meskipun Israel pantas dihukum.

Latar belakang

Tuhan Menghentikan Hukuman

Tuhan menyesal atas bencana belalang dan berfirman bahwa itu tidak akan terjadi. Ini menunjukkan bahwa doa syafaat dapat mengubah keputusan Tuhan dalam konteks tertentu.

Di mana

Tekoa

Dalam penglihatan, Tuhan menjawab permohonan Amos

Kapan

~760 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Permohonan Amos
Penglihatan api
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, mahakuasa dan penuh belas kasihan, berfirman langsung

A

Kepada

Amos

Nabi yang sedang menyaksikan penglihatan, mendengar suara Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָחַם

nacham · menyesal

merasa kasihan, berubah pikiran, terhibur

הִיא

hi · itu

itu, hal itu (bencana yang dimaksud)

הָיָה

hayah · terjadi

menjadi, terjadi, ada

Tuhan mengubah rencana-Nya sebagai respons terhadap doa, menunjukkan keseimbangan antara keadilan dan belas kasihan.

Tahukah kamu

Menyesal dalam Bahasa Ibrani

Kata 'menyesal' di sini adalah 'nacham', yang berarti berubah pikiran atau terhibur, bukan karena salah, tetapi karena belas kasihan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amos 7:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amos 7:3

✕  Sering dikira

Tuhan berubah pikiran karena perubahan karakter.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan tidak berubah karakter, tetapi menyesuaikan tindakan-Nya berdasarkan respons manusia.

✕  Sering dikira

Penglihatan ini berarti hukuman tidak akan pernah terjadi.

✓  Yang sebenarnya

Hukuman ini saja yang dibatalkan, tetapi penglihatan lain datang dengan pesan yang lebih tegas.

Renungan

Renungan Singkat Amos 7:3

Tuhan tidak berubah, tetapi Dia mendengar doa dan bertindak dengan kasih. Kita boleh datang dengan rendah hati dan memohon perubahan rencana-Nya, karena Dia peduli.

Tuhan, terima kasih karena Engkau mendengar doa dan berbelas kasihan. Ajar aku untuk terus berdoa dengan harapan. Amin.