Mata Terbuka Siang Malam

2 Tawarikh 6:20

Doa Penahbisan Salomo

Kiranya mata-Mu terbuka terhadap bait ini, baik siang maupun malam, terhadap tempat yang Kaufirmankan akan Kautaruh nama-Mu di sana. Dengarlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini.

2 Tawarikh 6:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 6:20?

Salomo meminta agar mata Allah terbuka terhadap bait suci, tempat yang dipilih-Nya untuk nama-Nya, dan mendengar doa yang dipanjatkan di sana. Ini menegaskan bahwa bait suci menjadi pusat hubungan umat dengan Allah.

Latar belakang

Memohon Perhatian Terus-menerus

Salomo meminta agar mata Allah terbuka terhadap Bait Suci siang dan malam, tempat di mana nama Allah hadir. Ini menunjukkan keinginan agar Allah terus memperhatikan dan mendengar doa umat.

Di mana

Yerusalem

Di halaman Bait Suci

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tabut ditempatkan
Doa penahbisan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, anak Daud, terkenal bijaksana

T

Kepada

TUHAN Allah

Allah Israel yang Mahahadir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֵינֶיךָ

einekha · mata-Mu

Mata sebagai simbol pengawasan dan perhatian

פָּתוּחַ

patuach · terbuka

Terbuka, tidak tertutup, siap melihat

שֵׁם

shem · nama

Nama mewakili karakter dan kehadiran seseorang

Mata yang terbuka dan nama yang ditaruh menunjukkan kehadiran Allah yang aktif, bukan sekadar simbolis. Allah memperhatikan secara personal.

Tahukah kamu

Nama di Bait Suci

Dalam tradisi Israel, 'menaruh nama' berarti Allah hadir secara khusus di tempat itu, seperti di Gunung Moria (2 Tawarikh 3:1).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 6:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 6:20

✕  Sering dikira

Allah terbatas pada Bait Suci, jadi hanya di sana Dia mendengar.

✓  Yang sebenarnya

Salomo justru menyatakan bahwa langit pun tidak cukup menampung Allah, tetapi Dia berkenan hadir di Bait Suci.

✕  Sering dikira

Siang malam berarti Allah tidak pernah tidur.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah ungkapan simbolis yang menekankan kesiapan Allah untuk mendengar, bukan pernyataan tentang kebutuhan tidur.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 6:20

Kita pun dapat menjadikan rumah atau tempat ibadah kita sebagai tempat khusus untuk bersekutu dengan Tuhan. Kiranya mata-Nya terbuka atas doa-doa kita yang dipanjatkan dengan iman.

Ya Tuhan, bukalah mata-Mu terhadap doa-doa yang saya panjatkan di tempat kudus ini. Amin.