Doa di Bait Suci

2 Tawarikh 6:19

Doa Penahbisan Salomo

Perhatikanlah doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN, Allahku. Dengarlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu.

2 Tawarikh 6:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 6:19?

Salomo memohon agar Allah memperhatikan doa dan permohonannya. Ini menunjukkan kerendahan hati raja yang menyadari bahwa dirinya hanyalah hamba, dan ia bergantung pada belas kasihan Allah untuk mendengarkan seruannya.

Latar belakang

Permohonan agar Tuhan Mendengar

Salomo berdiri di hadapan Allah setelah menempatkan tabut perjanjian di Bait Suci. Dia memohon agar Allah memperhatikan doa dan permohonan hamba-Nya yang dipanjatkan di tempat kudus ini.

Di mana

Yerusalem

Di halaman Bait Suci, di atas mimbar tembaga

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Suci
Pentahbisan selesai
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, anak Daud, terkenal bijaksana

T

Kepada

TUHAN Allah

Allah Israel yang Mahatinggi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּנָה

panah · perhatikanlah

Berpaling atau memalingkan perhatian kepada seseorang

תְּפִלָּה

tefillah · doa

Permohonan atau syafaat yang ditujukan kepada Allah

תַּחֲנוּן

tachanun · permohonan

Doa yang disertai ratapan atau permohonan belas kasihan

Ketiga kata ini menunjukkan doa yang rendah hati dan sungguh-sungguh, memohon perhatian khusus dari Allah, bukan sekadar formalitas.

Tahukah kamu

Mimbar Khusus

Salomo membuat mimbar tembaga setinggi 3 hasta (sekitar 1,5 meter) untuk berdiri dan berdoa, karena dia tidak bisa berdiri di mezbah tembaga yang lebih rendah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 6:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 6:19

✕  Sering dikira

Salomo hanya berdoa untuk dirinya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini adalah bagian dari doa syafaat untuk seluruh umat Israel, dan permohonan pribadi hanyalah awal.

✕  Sering dikira

Tuhan hanya mendengar doa di Bait Suci.

✓  Yang sebenarnya

Salomo justru mengakui bahwa Allah tidak dapat dibatasi oleh Bait Suci, tetapi meminta agar Allah berkenan mendengar dari surga.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 6:19

Saat berdoa, kita bisa meneladani Salomo yang datang dengan hati rendah, mengakui bahwa kita hamba-Nya. Jangan ragu untuk memohon perhatian Allah atas setiap pergumulan kita.

Tuhan, perhatikanlah doa dan permohonanku hari ini; dengarkanlah seruanku. Amin.