Salomo mengumumkan pembangunan bait
2 Tawarikh 6:2
Doa Penahbisan Bait Suci
“Aku telah membangun bait agung bagi-Mu tempat Engkau bersemayam selama-lamanya.””2 Tawarikh 6:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekarang, aku telah mendirikan rumah kediaman bagi-Mu, tempat Engkau menetap selama-lamanya."”2 Tawarikh 6:2 · TB
Terjemahan Baru
“Kini kubangun bagi-Mu gedung yang megah, untuk tempat tinggal-Mu selama-lamanya."”2 Tawarikh 6:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But I have built an house of habitation for thee, and a place for thy dwelling for ever.”2 Tawarikh 6:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 6:2?
Salomo menyatakan bahwa ia telah membangun bait yang megah sebagai tempat kediaman Allah untuk selama-lamanya. Namun, ini bukan berarti Allah dibatasi dalam bangunan, melainkan simbol kehadiran-Nya di tengah umat.
Latar belakang
Salomo menyatakan bait sebagai tempat kediaman
Salomo berkata bahwa ia telah membangun bait yang agung bagi Tuhan, tempat di mana Tuhan akan bersemayam selama-lamanya. Ini adalah momen puncak dari proyek pembangunan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Di mana
Yerusalem
Di depan bait suci, setelah tabut ditempatkan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~40 tahun, anak Daud
Kepada
Umat Israel
Seluruh bangsa Israel yang berkumpul
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בַּיִת
bayit · bait
rumah, tempat tinggal, atau istana, menunjukkan kehadiran Allah
גָּדוֹל
gadol · agung
besar, hebat, atau mulia, menggambarkan kemegahan
יָשַׁב
yashav · bersemayam
duduk, tinggal, atau berdiam, menunjukkan kehadiran yang berkelanjutan
Salomo menggunakan kata-kata yang menekankan kemegahan dan permanensi, namun juga keintiman karena Tuhan 'duduk' di rumah itu.
Tahukah kamu
Arti kata 'bait'
Kata Ibrani untuk bait adalah 'bayit', yang juga berarti 'rumah'. Jadi Salomo menyebutnya sebagai rumah bagi Tuhan, menekankan keintiman hubungan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 6:2
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 6:2
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa bait suci dibuat untuk 'menampung' Tuhan secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Dalam ayat 18 nanti Salomo sendiri berkata bahwa langit tidak dapat menampung Allah, jadi bait adalah simbol kehadiran.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa bait hanya untuk kepentingan Salomo, bukan untuk umat.
✓ Yang sebenarnya
Salomo membangunnya untuk nama Tuhan dan menjadi tempat umat berdoa.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 6:2
Upaya kita untuk menyediakan tempat bagi Tuhan—baik melalui waktu, talenta, atau harta—adalah respons yang baik, tetapi ingat bahwa Allah tidak bisa dikotakkan. Biarlah hidup kita menjadi bait yang hidup bagi Dia.
Tuhan, terima kasih karena Engkau berkenan hadir di tengah kami. Ajari aku untuk membangun hidupku sebagai tempat kediaman-Mu yang layak. Amin.