Mimbar tembaga di tengah halaman

2 Tawarikh 6:13

Salomo Berdoa di Bait Suci

Dia membuat mimbar tembaga dan meletakkannya di tengah-tengah halaman. Panjangnya 5 hasta, lebarnya 5 hasta, dan tingginya 3 hasta. Dia berdiri di atasnya dan bertelut di atas lututnya di hadapan seluruh umat Israel, dan menadahkan tangannya ke langit.

2 Tawarikh 6:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 6:13?

Ayat ini menggambarkan Salomo berdiri di atas mimbar tembaga yang dibuatnya, berlutut di hadapan seluruh umat Israel sambil menadahkan tangan ke langit. Ini menunjukkan sikap rendah hati dan penyembahan yang khidmat, di mana raja sekalipun tunduk di hadapan Tuhan.

Latar belakang

Salomo naik ke mimbar dan berlutut

Salomo telah membangun Bait Suci dan sekarang memimpin upacara pentahbisan. Ia membuat mimbar tembaga di halaman, lalu naik ke atasnya, berlutut di hadapan seluruh umat Israel, dan menadahkan tangan ke langit untuk berdoa.

Di mana

Yerusalem

Di halaman Bait Suci, depan mazbah

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pentahbisan Bait Suci
Doa Dedikasi Salomo
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan Yahudi pasca-pembuangan, ~400 SM

P

Kepada

Pembaca Yahudi

Komunitas Israel yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כִּיּוֹר

kiyyor · mimbar

bejana atau panggung, di sini mimbar dari tembaga

נְחֹשֶׁת

nechoshet · tembaga

logam tembaga/perunggu, melambangkan kekuatan dan ketahanan

בָּרַךְ

barak · berlutut

berlutut untuk menyembah, sikap rendah hati di hadapan Allah

Mimbar tembaga yang kokoh menunjukkan keseriusan ibadah, tetapi justru sikap berlutut yang menjadi inti penyembahan—kerendahan hati di hadapan Allah yang tak dapat ditampung oleh Bait Suci.

Tahukah kamu

Mimbar setinggi 3 hasta

Mimbar itu tingginya 3 hasta (sekitar 1,35 meter), cukup tinggi sehingga Salomo terlihat oleh semua orang, tetapi tidak terlalu tinggi hingga menghalangi pandangan ke mazbah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 6:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 6:13

✕  Sering dikira

Mimbar itu permanen di dalam Bait Suci, seperti mimbar gereja modern.

✓  Yang sebenarnya

Mimbar ini khusus dibuat untuk acara pentahbisan dan diletakkan di halaman, bukan di tempat kudus.

✕  Sering dikira

Berlutut hanya dilakukan oleh Salomo sebagai raja, bukan pola untuk umat.

✓  Yang sebenarnya

Teks menunjukkan Salomo melakukannya di depan seluruh umat, memberi teladan penyembahan yang rendah hati bagi semua.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 6:13

Salomo, meski raja, tidak sungkan berlutut di depan umum. Ini mengingatkan kita untuk rendah hati di hadapan Tuhan, mengakui bahwa kita semua membutuhkan Dia. Saat berdoa, cobalah berlutut atau menunduk sebagai tanda kerendahan hati dan ketergantungan kita pada Tuhan.

Ya Tuhan, ajarlah aku untuk rendah hati di hadapan-Mu, seperti Salomo yang berlutut menyembah-Mu. Amin.