Salomo bangkit dari berlutut
1 Raja-raja 8:54
Tabut Dibawa ke Bait Suci
PerikopSalomo Memindahkan Tabut Perjanjian ke Bait TUHAN · 1 Raja-raja 8:1-66 →“Ketika Salomo selesai memanjatkan segala doa dan permohonan itu kepada TUHAN, dia bangkit di hadapan mazbah TUHAN setelah berlutut dengan mengangkat tangannya ke langit.”1 Raja-raja 8:54 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Salomo selesai memanjatkan segala doa dan permohonan itu kepada TUHAN, bangkitlah ia dari depan mezbah TUHAN setelah berlutut dengan menadahkan tangannya ke langit.”1 Raja-raja 8:54 · TB
Terjemahan Baru
“Demikianlah Salomo berdoa sambil berlutut di depan mezbah dan dengan tangan ditengadahkan ke atas. Sesudah itu ia berdiri”1 Raja-raja 8:54 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Demikianlah Salomo berdoa di depan mezbah TUHAN sambil berlutut dan menengadahkan tangannya ke langit. Sesudah selesai, dia pun berdiri”1 Raja-raja 8:54 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it was so, that when Solomon had made an end of praying all this prayer and supplication unto the LORD, he arose from before the altar of the LORD, from kneeling on his knees with his hands spread up to heaven.”1 Raja-raja 8:54 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 8:54?
Setelah berdoa panjang, Salomo bangkit dari berlutut di depan mazbah setelah menadahkan tangan ke langit. Ini menandakan akhir doa dan sikapnya yang rendah hati dalam berdoa, serta ketaatan kepada Tuhan.
Latar belakang
Posisi doa yang rendah hati
Setelah memanjatkan doa panjang, Salomo berdiri dari posisi berlutut dengan tangan terangkat ke langit. Tindakan ini menunjukkan kerendahan hati di hadapan TUHAN, sekaligus menjadi transisi untuk memberkati umat Israel.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran Bait Suci, di depan mazbah
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Narator
Penulis sejarah Kerajaan Israel
Kepada
Pembaca
Orang Israel yang membaca sejarah mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּרַךְ
barakh · berlutut
berlutut, berlutut untuk berdoa
קָם
qam · bangkit
berdiri, bangkit
פָּרַשׂ
paras · menadahkan
membentangkan, menadahkan (tangan)
Doa yang sungguh-sungguh melibatkan seluruh tubuh: berlutut, bangkit, dan menadahkan tangan, sebagai ekspresi penyerahan dan permohonan.
Tahukah kamu
Sikap doa di Perjanjian Lama
Berlutut adalah sikap doa yang umum, tetapi ada juga yang berdiri dengan tangan terangkat. Salomo melakukan keduanya, menunjukkan intensitas doa dan penghormatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 8:54
Mazmur 95:6
berlutut untuk menyembah
“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.”
1 Timotius 2:8
menadahkan tangan
“Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.”
Lukas 22:41
berlutut dan berdoa
“Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu, lalu berlutut dan berdoa,”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 8:54
✕ Sering dikira
Mengira bahwa posisi tubuh tertentu adalah syarat mutlak untuk didengar Allah.
✓ Yang sebenarnya
Posisi tubuh adalah ekspresi hati; Allah melihat hati, bukan postur.
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa Salomo hanya berdoa secara formal, tanpa emosi.
✓ Yang sebenarnya
Berlutut dan menadahkan tangan menunjukkan doa yang serius dan rendah hati.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 8:54
Doa yang sungguh-sungguh melibatkan sikap tubuh yang rendah hati, seperti berlutut. Mari kita luangkan waktu untuk berdoa dengan sikap yang menunjukkan ketergantungan kita pada Tuhan.
Ya Tuhan, ajar kami untuk berdoa dengan rendah hati, dan biarlah setiap doa kami memuliakan-Mu. Amin.