Titah Koresh: Pulang dan Bangun Rumah Tuhan
2 Tawarikh 36:23
Kembali ke Yerusalem: Akhir Pembuangan
““Inilah titah Koresh, raja Persia: TUHAN, Allah semesta langit, telah memberikan kepadaku semua kerajaan di bumi. Dan, Dia telah menunjuk aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Siapa pun di antara kamu semua yang merupakan umat-Nya, kiranya TUHAN, Allahnya, menyertainya, dan biarlah dia pergi.””2 Tawarikh 36:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Beginilah perintah Koresh, raja Persia: Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, Allah semesta langit. Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Siapa di antara kamu termasuk umat- Nya, TUHAN, Allahnya, menyertainya, dan biarlah ia berangkat pulang!"”2 Tawarikh 36:23 · TB
Terjemahan Baru
“"Inilah perintah Kores, raja Persia! TUHAN, Allah penguasa di surga telah menjadikan aku raja atas seluruh dunia, dan menugaskan aku untuk membangun rumah bagi-Nya di Yerusalem di daerah Yehuda. Jadi, kamu semua yang menjadi umat Allah harus kembali ke sana! Semoga TUHAN Allahmu melindungi kamu."”2 Tawarikh 36:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus saith Cyrus king of Persia, All the kingdoms of the earth hath the LORD God of heaven given me; and he hath charged me to build him an house in Jerusalem, which is in Judah. Who is there among you of all his people? The LORD his God be with him, and let him go up.”2 Tawarikh 36:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 36:23?
Ayat ini berisi dekrit Koresh yang mengakui Tuhan sebagai Allah semesta langit, yang telah memberinya kuasa dan menunjuknya untuk membangun rumah Tuhan di Yerusalem. Ia mengundang semua umat Tuhan untuk kembali dan pergi membangun, dengan doa agar Tuhan menyertai mereka. Ini menandai awal pemulihan dan kepulangan orang buangan.
Latar belakang
Dekrit Kebebasan
Koresh mengumumkan secara tertulis bahwa Tuhan Yang Mahatinggi telah memberinya kekuasaan dan menugaskannya untuk membangun rumah Tuhan di Yerusalem. Dia mengizinkan orang-orang Yehuda yang ingin kembali pulang untuk membangun kembali bait suci.
Di mana
Ektabana (atau Pasargadae)
Istana kerajaan Persia, saat raja mengeluarkan dekrit
Kapan
~538 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Koresh, raja Persia
Raja Persia, pendiri Kekaisaran Akhemeniyah, ~550-530 SM
Kepada
Seluruh rakyat kerajaan Persia
Berbagai bangsa di bawah kekuasaan Persia, termasuk orang Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּנָה
banah · mendirikan
membangun, mendirikan
עָלָה
alah · pergi
naik, berangkat (ke Yerusalem)
אֱלֹהִים
Elohim · menyertainya
Allah, Tuhan
Kata 'pergi' menggunakan istilah yang berarti 'naik' karena perjalanan ke Yerusalem melibatkan pendakian ke pegunungan Yehuda, dan sekaligus menggambarkan pemulihan status umat Tuhan.
Tahukah kamu
Sikap Toleran Koresh
Koresh tidak memaksa orang buangan untuk tetap tinggal; dia bahkan menyediakan dana untuk pembangunan kembali bait suci, sebuah praktik yang tidak biasa bagi penakluk pada zamannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 36:23
Yesaya 45:1
Koresh disebut mesias
“Beginilah firman TUHAN kepada orang yang diurapi-Nya, kepada Koresh...”
Ezra 1:3
Titah diulang
“Siapa pun di antara kamu yang termasuk umat-Nya, Allahnya menyertainya, biarlah ia pergi ke Yerusalem...”
2 Tawarikh 36:21
Pembuangan genap 70 tahun
“Sampai tanah itu menikmati tahun-tahun Sabatnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 36:23
✕ Sering dikira
Titah ini berarti semua orang Yahudi wajib pulang ke Israel.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah izin, bukan perintah; banyak yang memilih tetap tinggal di Babel.
✕ Sering dikira
Koresh menjadi penganut Yudaisme karena mengakui Tuhan Israel.
✓ Yang sebenarnya
Koresh menggunakan istilah 'TUHAN, Allah semesta langit' dengan cara umum, belum tentu menjadi penyembah Yahweh.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 36:23
Tuhan dapat memakai siapa saja, bahkan pemimpin asing, untuk memulihkan umat-Nya. Saat Tuhan membuka pintu pemulihan, kita harus siap pergi dan melakukan bagian kita, sekecil apa pun. Jangan takut melangkah, karena Tuhan menyertai setiap langkah ketaatan kita.
Tuhan, bukalah pintu-pintu kesempatan bagi kami untuk berpartisipasi dalam pemulihan, dan sertai setiap langkah kami saat kami pergi melaksanakan kehendak-Mu. Amin.