Murka TUHAN atas Yerusalem

2 Tawarikh 34:25

Pembaruan Yosia dan Kitab Taurat

Sebab, mereka telah meninggalkan Aku dan membakar dupa kepada ilah lain sehingga mereka membangkitkan murka-Ku dengan segala perbuatan tangan mereka. Murka-Ku akan dicurahkan ke tempat ini dan itu tidak akan padam.’”

2 Tawarikh 34:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 34:25?

Ayat ini menjelaskan alasan murka Allah: umat Israel meninggalkan Allah dan menyembah berhala, yang memicu murka-Nya. Murka itu akan dicurahkan tanpa padam, menunjukkan konsekuensi serius dari dosa penyembahan berhala.

Latar belakang

Hulda menyampaikan murka TUHAN

Hulda menyampaikan bahwa TUHAN akan mendatangkan malapetaka atas Yerusalem karena umat-Nya meninggalkan Dia dan menyembah ilah lain. Murka-Nya tidak akan padam, sesuai kutuk yang tertulis di kitab yang dibaca raja.

Di mana

Yerusalem

Di rumah Hulda, di perkampungan baru

Kapan

~622 SM

Kerajaan Yehuda (akhir)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kitab Taurat ditemukan
Pembaruan agama Yosia
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabiah Hulda

nabiah di Yerusalem, istri Salum, penjaga pakaian raja

U

Kepada

Utusan Raja Yosia

Hilkia, Ahikam, Abdon, Safan, dan Asaya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עזב

azav · meninggalkan

meninggalkan, berpaling dari, atau melepaskan

קטר

qatar · membakar dupa

membakar dupa atau korban sebagai ibadah

אף

af · murka

kemarahan, emosi yang menyala, atau hidung (secara harfiah)

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa penyembahan berhala adalah tindakan meninggalkan Allah yang memicu murka-Nya seperti api yang menyala-nyala, tidak mudah padam.

Tahukah kamu

Nabi perempuan di Alkitab

Hulda adalah salah satu dari lima nabi perempuan yang tercatat di Alkitab, selain Miriam, Debora, dan lainnya. Ia tinggal di Yerusalem pada masa yang genting.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 34:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 34:25

✕  Sering dikira

Beberapa orang mengira ini berarti semua orang Yahudi pasti dihukum tanpa belas kasihan.

✓  Yang sebenarnya

Padahal, konteksnya adalah penghukuman karena dosa, tetapi ada janji belas kasihan bagi yang bertobat, seperti Yosia.

✕  Sering dikira

Ada yang menganggap murka TUHAN hanya untuk zaman itu, bukan untuk masa kini.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip kekudusan Allah dan konsekuensi dosa tetap berlaku, tetapi anugerah melalui Kristus menawarkan pengampunan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 34:25

Saat kita mengganti prioritas Allah dengan hal-hal lain—karier, harta, atau hubungan—kita sedang membangun 'berhala' modern. Mari periksa hati kita dan pastikan Allah tetap di tempat pertama, karena konsekuensi meninggalkan-Nya sangat serius.

Tuhan, ampunilah kami jika kami sering meninggalkan Engkau dan mengejar berhala-berhala dunia; mampukan kami untuk tetap setia pada-Mu. Amin.