Mazbah di Bait Suci

2 Raja-raja 21:4

Manasye Menyesatkan Yehuda

Dia mendirikan mazbah-mazbah di Bait TUHAN, padahal TUHAN telah berfirman, “Aku akan menempatkan nama-Ku di Yerusalem.”

2 Raja-raja 21:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 21:4?

Manasye mendirikan mazbah-mazbah di Bait TUHAN, tempat yang telah dipilih Tuhan untuk menempatkan nama-Nya. Tindakan ini menajiskan tempat kudus dan menunjukkan sikap tidak menghormati Allah secara terang-terangan.

Latar belakang

Mengotori Bait Allah

Meskipun TUHAN telah menempatkan nama-Nya di Yerusalem, Manasye mendirikan mazbah-mazbah penyembahan berhala di dalam Bait Suci. Ini merupakan penodaan terang-terangan terhadap kekudusan tempat itu.

Di mana

Yerusalem

Di Bait TUHAN

Kapan

~687 SM

Zaman Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Manasye berkuasa
Yerusalem dihancurkan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Raja-raja

Sejarawan dan nabi yang mencatat sejarah kerajaan Israel dan Yehuda

P

Kepada

Pembaca kitab

Umat Israel yang hidup di pembuangan dan ingin memahami sejarah mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִזְבֵּחַ

mizbeach · mazbah

tempat pembakaran kurban, sering untuk penyembahan berhala

בַּיִת

bayit · Bait

rumah, khususnya rumah Allah

אָמַר

amar · firman

berkata atau berfirman

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa mazbah berhala ditempatkan di rumah Allah (Bait), menggantikan firman-Nya dengan pelanggaran langsung.

Tahukah kamu

Pengorbanan anak

Manasye bahkan mempersembahkan anaknya sebagai korban api, praktik yang sangat dikutuk Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 21:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 21:4

✕  Sering dikira

Mazbah itu hanya untuk persembahan biasa, bukan penyembahan berhala.

✓  Yang sebenarnya

Mazbah tersebut dibuat untuk Baal dan tentara langit, jelas penyembahan berhala.

✕  Sering dikira

Manasye hanya memasang mazbah di luar Bait Suci, bukan di dalamnya.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini secara khusus menyebutkan di Bait TUHAN, yaitu di dalamnya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 21:4

Ketika kita membiarkan hal-hal yang tidak kudus masuk ke dalam area yang dikhususkan untuk Tuhan (hati, waktu, atau sumber daya), kita menajiskan bait-Nya. Jaga kekudusan hidup kita.

Tuhan, ampuni aku jika selama ini aku membiarkan hal-hal yang najis menguasai hati yang seharusnya menjadi tempat kediaman-Mu. Murnikan kembali hidupku. Amin.