Menguatkan Rakyat

2 Tawarikh 32:6

Hizkia Bersiap Menghadapi Asyur

PerikopRaja Sanherib Mendatangkan Kesukaran kepada Hizkia · 2 Tawarikh 32:1-8 →
“Dia mengangkat panglima-panglima perang atas rakyatnya, dan mereka berkumpul menghadapnya di halaman pintu gerbang kota. Lalu, dia menenangkan hati mereka, dengan berkata”

2 Tawarikh 32:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 32:6?

Hizkia mengangkat panglima perang dan mengumpulkan rakyat di pintu gerbang kota, lalu menenangkan hati mereka dengan kata-kata yang membangkitkan keberanian. Ini menunjukkan kepemimpinan yang peduli dan menguatkan semangat rakyat.

Latar belakang

Pidato Penyemangat

Hizkia menunjuk panglima perang dan mengumpulkan rakyat di lapangan dekat pintu gerbang. Dia berbicara kepada mereka untuk menenangkan hati dan memberi semangat, karena ancaman Asyur sangat besar.

Di mana

Yerusalem

Di lapangan dekat pintu gerbang kota

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Persiapan pertahanan
Hizkia menyampaikan pidato semangat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan Israel, menulis setelah pembuangan

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבַר

dabar · menenangkan

berbicara, berkata, menyampaikan pesan

לֵב

lev · hati

hati, pikiran, pusat emosi dan kehendak

נָתַן

natan · mengangkat

memberi, menempatkan, menunjuk

Kata 'dabar' (berkata) dan 'lev' (hati) menunjukkan bahwa perkataan Hizkia menyentuh hati rakyat. Ini bukan sekadar pidato, tetapi penggembalaan rohani yang membangkitkan keberanian.

Tahukah kamu

Pintu Gerbang sebagai Pusat Kota

Di zaman Alkitab, pintu gerbang kota adalah tempat pertemuan umum, pengadilan, dan pasar. Mengumpulkan rakyat di sana adalah cara efektif untuk menyampaikan pesan penting.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 32:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 32:6

✕  Sering dikira

Menganggap Hizkia hanya menghibur rakyatnya dengan kata-kata tanpa dasar iman.

✓  Yang sebenarnya

Hizkia menguatkan mereka dengan iman kepada Tuhan yang menyertai mereka, bukan sekadar retorika.

✕  Sering dikira

Mengira 'panglima perang' adalah orang asing atau tentara bayaran.

✓  Yang sebenarnya

Mereka adalah pemimpin militer dari kalangan Yehuda yang ditunjuk oleh Hizkia.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 32:6

Kita bisa menjadi sumber kekuatan bagi orang lain melalui kata-kata dan kehadiran kita. Saat orang lain takut, berikan semangat dan ingatkan akan kebesaran Tuhan.

Bapa, jadikan aku pribadi yang mampu menguatkan dan menghibur orang-orang di sekitarku, terutama saat mereka menghadapi ketakutan. Amin.