Pegawai Sanherib Menghujat Allah

2 Tawarikh 32:16

Hizkia dan Sanherib: Kuasa Allah Nyata

Masih banyak lagi yang diucapkan oleh pegawai-pegawai Sanherib menentang TUHAN, Allah, dan menentang Hizkia, hamba-Nya.

2 Tawarikh 32:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 32:16?

Para pegawai Sanherib terus mengucapkan kata-kata hinaan terhadap TUHAN dan Hizkia, menunjukkan penghinaan yang berkelanjutan terhadap Allah Israel. Ini menggambarkan betapa mereka meremehkan kuasa Allah yang sesungguhnya.

Latar belakang

Hujatan yang Menyakitkan

Para utusan raja Asyur terus mengucapkan kata-kata yang menentang TUHAN dan Hizkia, hamba-Nya. Ini menunjukkan bahwa hujatan itu bukan hanya kepada raja, tetapi kepada Allah sendiri.

Di mana

Yerusalem

Konteks naratif, penulis mencatat dari perspektif kota

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sanherib mengepung Lakhis
Malaikat melenyapkan tentara Asyur
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pencatat Kitab Tawarikh

Sejarawan Israel, menulis setelah pembuangan

P

Kepada

Pembaca kitab Tawarikh

Umat pasca-pembuangan yang perlu diingatkan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דִּבֶּר

dibber · menentang

Berbicara melawan, mengucapkan kata-kata permusuhan.

עֶבֶד

eved · hamba-Nya

Pelayan, orang yang berbakti kepada Allah.

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah Israel, yang mahakuasa.

Hujatan yang diucapkan oleh pembicara manusia sebenarnya ditujukan kepada TUHAN, yang adalah tuan dari hamba-Nya. Ini mengajarkan bahwa menentang umat Allah berarti menentang Allah.

Tahukah kamu

Sikap yang Membedakan

Catatan 2 Tawarikh lebih menekankan pada hujatan terhadap Allah daripada 2 Raja-raja, untuk menunjukkan betapa seriusnya dosa ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 32:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 32:16

✕  Sering dikira

Mengira hujatan hanya soal politik, bukan agama.

✓  Yang sebenarnya

Hujatan itu jelas ditujukan kepada Allah, bukan hanya kepada raja.

✕  Sering dikira

Mengira Hizkia dianggap lemah oleh musuh.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru menunjukkan bahwa musuh menyerang identitas religius Hizkia sebagai hamba Allah.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 32:16

Ketika orang mengejek iman kita, itu bisa menjadi ujian. Tetaplah setia dan jangan membalas, tetapi serahkan segala sesuatu kepada Tuhan yang melihat dan akan bertindak.

Tuhan, ketika kami diejek karena iman kami, tolong kami untuk tetap tenang dan percaya bahwa Engkau akan membela kami. Amin.