Mengatur tugas imam dan orang Lewi
2 Tawarikh 31:2
Pemulihan Ibadah di Bait Allah
PerikopPengembalian Tugas Imam dan Orang Lewi · 2 Tawarikh 31:2-21 →“Hizkia menetapkan kelompok para imam dan orang-orang Lewi, kelompok demi kelompok, masing-masing sesuai dengan tugasnya, baik sebagai imam maupun sebagai orang Lewi. Mereka harus mempersembahkan kurban bakaran dan kurban pendamaian, menyelenggarakan ibadah, mengucap syukur, dan menyanyikan puji-pujian di pintu gerbang tenda TUHAN.”2 Tawarikh 31:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hizkia menetapkan rombongan para imam dan orang-orang Lewi, rombongan demi rombongan, masing-masing menurut tugas jabatannya sebagai imam atau sebagai orang Lewi, untuk mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, untuk mengucap syukur dan menyanyikan puji-pujian dan untuk melayani di pintu-pintu gerbang di tempat perkemahan TUHAN.”2 Tawarikh 31:2 · TB
Terjemahan Baru
“Raja Hizkia menetapkan kembali regu-regu para imam dan orang Lewi menurut pembagian tugas mereka. Tugas-tugas itu meliputi hal-hal berikut: mempersembahkan kurban bakaran dan kurban perdamaian, melayani upacara ibadat di Rumah TUHAN, dan memuji serta mengucap terima kasih kepada TUHAN di pelbagai tempat di dalam Rumah TUHAN.”2 Tawarikh 31:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Hezekiah appointed the courses of the priests and the Levites after their courses, every man according to his service, the priests and Levites for burnt offerings and for peace offerings, to minister, and to give thanks, and to praise in the gates of the tents of the LORD.”2 Tawarikh 31:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 31:2?
Hizkia mengatur kembali tugas para imam dan orang Lewi sesuai kelompok dan jabatan mereka. Mereka ditugaskan untuk mempersembahkan kurban, memimpin ibadah, dan menyanyikan puji-pujian di gerbang bait TUHAN. Ini menunjukkan pentingnya keteraturan dan dedikasi dalam pelayanan.
Latar belakang
Mengatur ibadah sesuai aturan
Hizkia mengatur pembagian tugas bagi imam dan orang Lewi sesuai dengan kelompok mereka masing-masing. Mereka bertugas mempersembahkan kurban, menyelenggarakan ibadah, mengucap syukur, dan memuji Tuhan di pintu gerbang bait Allah.
Di mana
Yerusalem
Di dalam kompleks bait Allah
Kapan
~400 SM
Pembuangan dan pemulihan
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
sejarawan imam, ~400 SM
Kepada
Orang Israel setelah pembuangan
umat yang kembali dari Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָמַד
amad · menetapkan
berdiri, ditempatkan, ditugaskan
מַחְלְקוֹת
machlekot · kelompok
pembagian, kelas, giliran tugas
עָבַד
avad · beribadah
melayani, bekerja, beribadah
Kata 'menetapkan' menunjukkan Hizkia mengatur dengan otoritas, 'kelompok' menunjukkan keteraturan, dan 'beribadah' menunjukkan pelayanan sebagai pekerjaan yang serius.
Tahukah kamu
Pintu gerbang tempat ibadah
Orang Lewi bertugas di pintu gerbang tenda TUHAN, yang menunjukkan bahwa musik dan pujian adalah bagian integral dari ibadah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 31:2
1 Tawarikh 24:1
Pembagian tugas imam
“Anak-anak Harun juga dikelompokkan menurut jabatan mereka.”
Lukas 1:8
Giliran kelompok
“Pada suatu kali, ketika Zakharia melakukan tugas imam di hadapan Allah, menurut giliran kelompoknya.”
Ibrani 10:25
Pentingnya ibadah
“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 31:2
✕ Sering dikira
Mengira pengaturan ini hanya untuk kepentingan administratif.
✓ Yang sebenarnya
Pengaturan ini penting untuk menjaga kekudusan dan keteraturan dalam ibadah, bukan sekadar birokrasi.
✕ Sering dikira
Mengira semua orang bisa bertugas di bait Allah.
✓ Yang sebenarnya
Hanya imam dan orang Lewi yang boleh melakukan tugas-tugas tertentu, sesuai dengan hukum Taurat.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 31:2
Setiap kita memiliki tugas dan peran yang Allah percayakan. Kita dipanggil untuk melayani dengan setia sesuai kemampuan kita, tidak sembarangan, tetapi teratur dan bertanggung jawab. Pelayanan yang tertata dapat membawa berkat bagi banyak orang.
Ajari aku, ya Tuhan, untuk melayani-Mu dengan setia dan teratur, sesuai panggilan dan karunia yang Engkau berikan. Amin.