Menghancurkan berhala di seluruh negeri
2 Tawarikh 31:1
Pembersihan Besar-besaran oleh Hizkia
“Setelah semuanya selesai, semua orang Israel yang hadir pergi ke kota-kota Yehuda. Mereka menghancurkan tiang-tiang berhala dan menebang patung-patung Dewi Asyera; mereka merobohkan bukit-bukit pengurbanan serta mazbah-mazbah di seluruh Yehuda, Benyamin, Efraim, dan Manasye, sampai semuanya habis. Lalu, semua orang Israel kembali ke kota-kota mereka dan ke tanah milik masing-masing.”2 Tawarikh 31:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah semuanya ini diakhiri, seluruh orang Israel yang hadir pergi ke kota-kota di Yehuda, lalu meremukkan segala tugu berhala, menghancurkan segala tiang berhala, dan merobohkan segala bukit pengorbanan dan mezbah di seluruh Yehuda dan Benyamin, juga di Efraim dan Manasye, sampai musnah semuanya. Kemudian pulanglah seluruh orang Israel ke kota-kotanya, ke miliknya masing-masing.”2 Tawarikh 31:1 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah perayaan selesai, seluruh rakyat pergi ke setiap kota di Yehuda, lalu menghancurkan tugu-tugu berhala, menumbangkan patung-patung yang didirikan untuk Dewi Asyera, dan memusnahkan mezbah-mezbah serta tempat-tempat penyembahan berhala. Mereka melakukan begitu juga di tempat-tempat lain di Yehuda, serta di wilayah Benyamin, Efraim, dan Manasye. Sesudah itu mereka semua pulang ke tempat mereka masing-masing.”2 Tawarikh 31:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now when all this was finished, all Israel that were present went out to the cities of Judah, and brake the images in pieces, and cut down the groves, and threw down the high places and the altars out of all Judah and Benjamin, in Ephraim also and Manasseh, until they had utterly destroyed them all. Then all the children of Israel returned, every man to his possession, into their own cities.”2 Tawarikh 31:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 31:1?
Setelah perayaan Paskah dan hari raya Roti Tidak Beragi, umat Israel yang hadir menghancurkan semua berhala dan tempat penyembahan di Yehuda, Benyamin, Efraim, dan Manasye. Ini menunjukkan komitmen mereka untuk memurnikan ibadah dan kembali kepada Tuhan, membersihkan segala bentuk penyembahan yang salah.
Latar belakang
Penghancuran total penyembahan berhala
Setelah perayaan Paskah besar, orang Israel yang hadir pulang dan menghancurkan segala bentuk berhala di Yehuda dan Benyamin, bahkan sampai ke wilayah Efraim dan Manasye. Ini menunjukkan keseriusan mereka dalam memurnikan ibadah kepada TUHAN.
Di mana
Yerusalem
Saat menulis sejarah di bait Allah
Kapan
~400 SM
Pembuangan dan pemulihan
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
sejarawan imam, ~400 SM
Kepada
Orang Israel setelah pembuangan
umat yang kembali dari Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַץ
natats · menghancurkan
merobohkan, menghancurkan secara paksa
מַצֵּבָה
matsebah · tiang berhala
tiang batu suci untuk dewa
בָּמָה
bamah · bukit pengurbanan
tempat ibadah di tempat tinggi
Kata-kata ini menunjukkan tindakan fisik dan menyeluruh dalam menghancurkan segala sesuatu yang berhubungan dengan dewa lain, bukan hanya sekadar simbolis.
Tahukah kamu
Cakupan wilayah yang luas
Mereka menghancurkan berhala sampai ke daerah utara, padahal itu bukan wilayah Yehuda. Ini menunjukkan pengaruh Hizkia yang kuat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 31:1
2 Raja-raja 18:4
Sejalan dengan catatan
“Dia menjauhkan bukit-bukit pengurbanan, menghancurkan tiang-tiang berhala, dan menebang patung Asyera.”
Ulangan 12:2
Perintah Taurat
“Kamu harus menghancurkan segala tempat di mana bangsa-bangsa yang kamu kalahkan beribadah kepada allah mereka.”
2 Tawarikh 34:3
Tindakan serupa
“Pada tahun kedelapan pemerintahannya, Yosia mulai mencari Allah Daud, dan pada tahun kedua belas ia mulai mentahirkan Yehuda dari bukit-bukit pengurbanan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 31:1
✕ Sering dikira
Menganggap ini hanya peristiwa sekali dan tidak berlanjut.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bagian dari reformasi yang berkelanjutan, dan penghancuran berhala adalah tindakan yang harus diulang jika penyembahan berhala muncul lagi.
✕ Sering dikira
Mengira orang Israel membebani diri sendiri dengan terlalu banyak ritual.
✓ Yang sebenarnya
Tindakan ini adalah ekspresi ketaatan dan pembaruan perjanjian, bukan sekadar ritual kosong.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 31:1
Tindakan mereka mengingatkan kita untuk memeriksa 'berhala' dalam hidup kita—hal-hal yang menggantikan Tuhan. Kita perlu berani 'menghancurkan' kebiasaan atau prioritas yang menjauhkan kita dari-Nya, agar ibadah kita murni dan menyenangkan hati-Nya.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk membongkar segala berhala dalam hidupku dan memurnikan hatiku untuk mengikuti-Mu sepenuhnya. Amin.