Ajakan menyerahkan diri
2 Tawarikh 30:8
Panggilan untuk Kembali ke Bait Suci
PerikopPersiapan Perayaan Paskah · 2 Tawarikh 30:1-12 →“Sekarang, janganlah mengeraskan hatimu seperti nenek moyangmu, tetapi berikanlah dirimu kepada TUHAN dan datanglah ke tempat kudus-Nya yang telah dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya. Beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu, sehingga murka-Nya yang menyala-nyala berbalik darimu.”2 Tawarikh 30:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekarang, janganlah tegar tengkuk seperti nenek moyangmu. Serahkanlah dirimu kepada TUHAN dan datanglah ke tempat kudus yang telah dikuduskan- Nya untuk selama-lamanya, serta beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu, supaya murka-Nya yang menyala-nyala undur dari padamu.”2 Tawarikh 30:8 · TB
Terjemahan Baru
“Janganlah keras kepala seperti mereka, tetapi taatilah TUHAN. Datanglah ke Yerusalem, ke Rumah TUHAN yang sudah dikhususkan oleh TUHAN Allahmu bagi diri-Nya untuk selama-lamanya. Marilah beribadat kepada-Nya supaya redalah kemarahan-Nya terhadap kamu.”2 Tawarikh 30:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now be ye not stiffnecked, as your fathers were, but yield yourselves unto the LORD, and enter into his sanctuary, which he hath sanctified for ever: and serve the LORD your God, that the fierceness of his wrath may turn away from you.”2 Tawarikh 30:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 30:8?
Ayat ini menyerukan agar orang tidak mengeraskan hati seperti nenek moyang mereka, tetapi menyerahkan diri kepada Tuhan dan datang ke rumah-Nya yang kudus. Ini adalah ajakan untuk beribadah kepada Tuhan supaya murka-Nya berbalik dari mereka.
Latar belakang
Tindakan yang diperlukan
Hizkia mendesak mereka untuk bertindak: jangan mengeraskan hati, tetapi berikan diri kepada TUHAN dan datang ke bait-Nya. Ini adalah panggilan untuk pertobatan aktif yang nyata.
Di mana
Yerusalem
Dalam surat edaran dari raja
Kapan
~716 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Hizkia
Raja Yehuda yang saleh, ~32 tahun
Kepada
Orang Israel di utara
Mantan kerajaan utara yang baru saja jatuh ke Asyur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תְּנוּ יָד
tenu yad · berikanlah dirimu
Secara harfiah 'beri tangan', isyarat untuk tunduk atau setia.
מִקְדָּשׁוֹ
mikdasho · tempat kudus-Nya
Bait suci, tempat khusus kehadiran Allah.
אַפּוֹ
appo · murka-Nya
Hidung; secara metaforis, kemarahan yang menyala-nyala.
Menyerahkan diri berarti membuat komitmen nyata di hadapan Allah, dan respons Allah akan mengubah murka menjadi berkat. Ini bukan sekadar perasaan.
Tahukah kamu
Frasa 'memberikan diri'
Dalam bahasa Ibrani, frasa ini secara harfiah berarti 'memberi tangan', yang merupakan isyarat tunduk atau bersumpah setia. Jadi ini adalah panggilan untuk membuat komitmen publik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 30:8
Yakobus 4:8
Prinsip mendekat
“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.”
2 Tawarikh 7:14
Janji pemulihan
“dan umat-Ku, yang disebut dengan nama-Ku, merendahkan diri, berdoa, mencari wajah-Ku, dan berbalik dari jalan-jalan mereka yang jahat, maka Aku akan mendengar dari surga dan mengampuni dosa mereka.”
Mazmur 24:3-4
Syarat mendekat
“Siapakah yang boleh naik ke gunung TUHAN? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 30:8
✕ Sering dikira
Menganggap 'berikanlah dirimu' hanya berarti berdoa
✓ Yang sebenarnya
Ini juga mencakup tindakan nyata: datang ke bait, mempersembahkan korban, dan mengubah hidup.
✕ Sering dikira
Berpikir 'murka-Nya' adalah balas dendam pribadi Allah
✓ Yang sebenarnya
Murka Allah adalah respons adil terhadap ketidaksetiaan, tetapi dapat dihindari dengan pertobatan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 30:8
Hati yang keras sering menjadi penghalang untuk mengalami berkat Tuhan. Mari kita buka hati kita, mau tunduk kepada Tuhan, dan beribadah dengan sungguh-sungguh, supaya kita mengalami pemulihan dan kedamaian.
Ya Tuhan, lembutkan hati kami yang keras; tarik kami untuk datang dan beribadah kepada-Mu, agar murka-Mu berbalik dari kami. Amin.