Sukacita Besar Selama Tujuh Hari
2 Tawarikh 30:21
Paskah Kedua: Rahmat bagi yang Tulus
PerikopPerayaan Paskah · 2 Tawarikh 30:13-22 →“Orang-orang Israel yang berada di Yerusalem merayakan hari raya Roti Tidak Beragi selama tujuh hari dengan sukacita yang besar. Orang-orang Lewi dan para imam memuji TUHAN setiap hari dengan alat-alat musik yang nyaring kepada TUHAN.”2 Tawarikh 30:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tujuh hari lamanya orang Israel yang berada di Yerusalem merayakan hari raya Roti Tidak Beragi dengan kesukaan yang besar, sedang orang-orang Lewi dan para imam setiap hari menyanyikan puji-pujian bagi TUHAN dengan sekuat tenaga.”2 Tawarikh 30:21 · TB
Terjemahan Baru
“Tujuh hari lamanya, dengan sangat gembira orang-orang yang berkumpul di Yerusalem itu mengadakan perayaan Roti Tidak Beragi. Setiap hari orang-orang Lewi dan para imam memuji-muji TUHAN dengan sungguh-sungguh.”2 Tawarikh 30:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the children of Israel that were present at Jerusalem kept the feast of unleavened bread seven days with great gladness: and the Levites and the priests praised the LORD day by day, singing with loud instruments unto the LORD.”2 Tawarikh 30:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 30:21?
Orang Israel merayakan Pesta Roti Tidak Beragi selama tujuh hari dengan sukacita besar, sambil memuji TUHAN setiap hari dengan alat musik. Ini adalah perayaan yang penuh kegembiraan dan penyembahan.
Latar belakang
Pesta yang Penuh Sukacita
Orang Israel merayakan hari raya Roti Tidak Beragi selama tujuh hari dengan sukacita besar. Orang Lewi dan para imam memuji TUHAN setiap hari dengan alat musik yang nyaring, menciptakan suasana ibadah yang meriah.
Di mana
Yerusalem
Bait Allah, selama hari raya Roti Tidak Beragi
Kapan
~726 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan Imamat pasca-pembuangan (~400 SM)
Kepada
Pembaca Alkitab
Umat yang merindukan ibadah yang penuh sukacita
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שִׂמְחָה
simchah · sukacita
kegembiraan yang meluap, kebahagiaan yang dirasakan bersama
הָלַל
halal · memuji
beribadah dengan pujian, memuliakan dengan sorak-sorai
כְּלֵי-שִׁיר
kele shir · alat-alat musik
instrumen-instrumen yang digunakan untuk nyanyian pujian
Ibadah yang sejati melibatkan seluruh ekspresi, termasuk musik dan sukacita yang spontan. Sukacita di hadapan Tuhan adalah bagian dari kesalehan.
Tahukah kamu
Alat Musik di Bait Suci
Kata 'nyaring' menunjukkan penggunaan simbal, terompet, dan alat musik lainnya, yang jarang disebut dalam konteks ibadah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 30:21
Mazmur 150:4
Pujian dengan musik
“Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan kecapi dan seruling.”
Nehemia 8:10
Sukacita dari Tuhan
“Janganlah kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu.”
Ulangan 16:15
Perintah bersukaria
“Engkau harus bersukaria pada hari raya itu, engkau, anakmu laki-laki, anakmu perempuan, dan orang-orang Lewi...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 30:21
✕ Sering dikira
Ibadah harus selalu ramai dan bersemangat.
✓ Yang sebenarnya
Sukacita adalah respons terhadap Tuhan, bukan keharusan yang sama untuk semua konteks.
✕ Sering dikira
Sukacita hanya bersifat emosional.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga teologis: berakar pada pengalaman pengampunan dan pemulihan dari Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 30:21
Ketaatan kepada Tuhan seharusnya membawa sukacita, bukan beban. Saat kita beribadah, mari rayakan dengan hati yang gembira dan pujian yang nyaring, seperti mereka dahulu.
Ya Tuhan, isi hatiku dengan sukacita yang besar saat aku menyembah-Mu, dan biarlah pujianku memuliakan nama-Mu. Amin.