Dosa Nenek Moyang: Meniggalkan TUHAN
2 Tawarikh 29:6
Pembaruan Ibadah oleh Raja Hizkia
PerikopHizkia Menyucikan Kembali Bait TUHAN · 2 Tawarikh 29:3-17 →“Sebab, nenek moyang kita telah bertindak tidak setia dengan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allah kita, dan meninggalkan Dia. Mereka memalingkan wajah dari kediaman TUHAN dan membelakangi-Nya.”2 Tawarikh 29:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena nenek moyang kita telah berubah setia. Mereka melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allah kita, telah meninggalkan-Nya, mereka telah memalingkan muka dari kediaman TUHAN dan membelakangi-Nya.”2 Tawarikh 29:6 · TB
Terjemahan Baru
“Leluhur kita tidak setia kepada TUHAN Allah kita dan mereka melakukan yang tidak menyenangkan hati-Nya. Mereka tidak menghiraukan Dia dan tidak mempedulikan tempat kediaman-Nya.”2 Tawarikh 29:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For our fathers have trespassed, and done that which was evil in the eyes of the LORD our God, and have forsaken him, and have turned away their faces from the habitation of the LORD, and turned their backs.”2 Tawarikh 29:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 29:6?
Hizkia menjelaskan bahwa nenek moyang mereka telah tidak setia, melakukan yang jahat di mata TUHAN, dan meninggalkan-Nya. Mereka memalingkan wajah dari kediaman TUHAN dan membelakangi-Nya. Ini menunjukkan akar dosa: meninggalkan Allah dan berbalik dari hadirat-Nya, yang membawa murka dan hukuman.
Latar belakang
Mengakui Kesalahan Nenek Moyang
Hizkia menjelaskan bahwa nenek moyang mereka tidak setia, melakukan yang jahat, dan meninggalkan TUHAN. Mereka memalingkan muka dari kediaman Allah, sehingga murka-Nya menimpa Yehuda dan Yerusalem.
Di mana
Yerusalem
Di halaman bait, masih dalam pertemuan
Kapan
~715 SM
Kerajaan Yehuda – Pembaruan
Yang berbicara
Raja Hizkia
Raja Yehuda, ~25 tahun, pembaru ibadah
Kepada
Orang-orang Lewi
Para pelayan bait yang mendengarkan teguran
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָעַל
ma'al · tidak setia
bertindak khianat terhadap perjanjian
עָזַב
azav · meninggalkan
membuang, mengabaikan
סָבַב
savav · memalingkan
berbalik, memutar
Ketiga kata ini membentuk gambaran dosa sebagai pengkhianatan perjanjian, meninggalkan Allah, dan berbalik dari hadirat-Nya. Dosa bukan hanya perbuatan, tetapi sikap hati yang mengabaikan Allah.
Tahukah kamu
Murka Allah
Murka Allah di sini bukan sekadar emosi, tetapi kebenaran yang menuntut pertanggungjawaban, dan tujuannya memulihkan, bukan membinasakan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 29:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 29:6
✕ Sering dikira
Menganggap dosa nenek moyang hanya kesalahan masa lalu yang tak relevan.
✓ Yang sebenarnya
Setiap generasi bertanggung jawab untuk belajar dari kesalahan dan berbalik kepada Allah.
✕ Sering dikira
Membaca 'murka TUHAN' sebagai sifat Allah yang pemarah.
✓ Yang sebenarnya
Murka Allah adalah respons adil terhadap ketidaksetiaan, dan selalu menawarkan pemulihan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 29:6
Kita perlu waspada agar tidak meninggalkan Tuhan secara perlahan. Periksalah hati kita: apakah kita masih menghadap Tuhan, atau mulai membelakangi Dia dalam keputusan sehari-hari?
Tuhan, ampuni kami jika kami telah berpaling dari-Mu. Tariklah hati kami kembali untuk selalu menghadap Engkau. Amin.