Uzia menang atas Filistin

2 Tawarikh 26:6

Raja Uzia yang Berjaya dan Jatuh

Dia maju berperang melawan orang-orang Filistin dan membongkar tembok Gad, tembok Yabne, dan tembok Asdod, lalu membangun kota-kota di Asdod dan di tempat-tempat lain di antara orang-orang Filistin.

2 Tawarikh 26:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 26:6?

Uzia memimpin perang melawan Filistin dan menghancurkan tembok-tembok kota mereka, lalu membangun kota-kota di daerah Asdod. Ini menunjukkan keberanian dan kepemimpinan militernya, serta penyertaan Allah dalam setiap pertempurannya. Ia memperluas wilayah Yehuda.

Latar belakang

Ekspansi Militer

Uzia maju melawan Filistin dan membongkar tembok kota-kota mereka, lalu membangun kota-kota di daerah itu. Ini perluasan kekuasaan yang signifikan.

Di mana

Gat, Yabne, Asdod

Wilayah Filistin di pesisir

Kapan

~760 SM

Kerajaan Terbagi (Yehuda)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pencarian Allah
Upeti dari Amon
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan

P

Kepada

Pembaca Yahudi

Komunitas yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָחַם

lacham · berperang

bertempur, berjuang melawan

פָּרַץ

paratz · membongkar

merobohkan, membongkar

חוֹמָה

chomah · tembok

tembok, benteng

Perang ini bukan sekadar konflik biasa, melainkan pembongkaran benteng pertahanan yang melambangkan kekuasaan TUHAN atas musuh.

Tahukah kamu

Asdod dan Temboknya

Asdod adalah salah satu kota utama Filistin. Pembongkaran tembok melambangkan penaklukan total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 26:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 26:6

✕  Sering dikira

Kemenangan Uzia adalah bukti dirinya lebih hebat dari raja lain.

✓  Yang sebenarnya

Penulis menegaskan bahwa Allah yang menolong, bukan kekuatan sendiri.

✕  Sering dikira

Penghancuran tembok kota berarti membunuh semua penduduk.

✓  Yang sebenarnya

Membongkar tembok adalah simbol militer, tujuannya menguasai kota, bukan genosida.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 26:6

Ketika kita berjalan dengan Tuhan, kita dapat menghadapi musuh-musuh kita—baik itu kebiasaan buruk, ketakutan, atau tantangan hidup. Percayalah bahwa Tuhan memberi kita kemenangan, dan jangan takut untuk 'membangun' hal-hal baru setelah mengalahkan rintangan.

Tuhan, jadilah sumber kekuatanku dalam menghadapi setiap tantangan. Beri aku kemenangan dan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik, amin.