Nabi Mengingatkan, Raja Menolak
2 Tawarikh 25:16
Amazia dan Kesombongan Setelah Kemenangan
“Ketika nabi itu sedang berbicara, Amazia berkata kepadanya, “Apakah kami telah mengangkatmu sebagai penasihat raja? Diamlah! Apakah kamu mau dibunuh?” Lalu, nabi itu diam setelah berkata, “Sekarang aku tahu bahwa Allah ingin membinasakan engkau sebab engkau telah melakukan hal ini dan tidak mendengarkan nasihatku.””2 Tawarikh 25:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Waktu nabi sedang berbicara, berkatalah Amazia kepadanya: "Apakah kami telah mengangkat engkau menjadi penasihat raja? Diamlah! Apakah engkau mau dibunuh?" Lalu diamlah nabi itu setelah berkata: "Sekarang aku tahu, bahwa Allah telah menentukan akan membinasakan engkau, karena engkau telah berbuat hal ini, dan tidak mendengarkan nasihatku!"”2 Tawarikh 25:16 · TB
Terjemahan Baru
“"Diam," kata Amazia, "Kalau tidak, kami bunuh kau! Tidak pernah kami mengangkat kau menjadi penasihat raja!" Maka diamlah nabi itu, tetapi sebelumnya ia sempat berkata, "Sekarang saya tahu bahwa Allah sudah memutuskan untuk membinasakan Baginda karena perbuatan Baginda itu, dan karena Baginda tidak menghiraukan nasihat saya."”2 Tawarikh 25:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it came to pass, as he talked with him, that the king said unto him, Art thou made of the king’s counsel? forbear; why shouldest thou be smitten? Then the prophet forbare, and said, I know that God hath determined to destroy thee, because thou hast done this, and hast not hearkened unto my counsel.”2 Tawarikh 25:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 25:16?
Amazia menolak nasihat nabi dan bahkan mengancam akan membunuhnya. Nabi itu diam dan menyatakan bahwa Allah telah memutuskan untuk membinasakan Amazia karena ia tidak mau mendengarkan nasihat. Ini menunjukkan akibat dari menolak teguran Allah.
Latar belakang
Nabi Memperingatkan Penyembahan Berhala
Setelah Amazia membawa berhala-berhala Edom dan menyembahnya, Allah mengutus seorang nabi untuk menegur dia. Nabi itu dengan tegas mengingatkan bahwa berhala-berhala itu tidak mampu menolong, tetapi Amazia tidak mau mendengar dan malah mengancam nabi itu. Nabi kemudian menyatakan bahwa Allah telah memutuskan untuk membinasakan Amazia karena ia menolak nasihat.
Di mana
Yerusalem
Di istana raja, sesudah Amazia kembali dari perang
Kapan
sekitar 790 SM
Sejarah Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Nabi (tidak disebutkan namanya)
Utusan Allah yang berani, menyampaikan kebenaran di depan raja.
Kepada
Raja Amazia
Raja Yehuda yang berkuasa, baru menang atas Edom, tetapi sombong.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama · mendengarkan
Mendengar dengan disertai perhatian dan ketaatan.
עֵצָה
etsah · nasihat
Nasihat atau rencana, bisa dari manusia atau Allah.
לְבַעֵר
leva'ir · membinasakan
Memusnahkan atau membuang jauh.
Kata 'mendengarkan' (shama) dalam konteks ini bukan sekadar mendengar suara, tetapi mendengar dengan ketaatan. 'Nasihat' (etsah) menunjukkan bahwa Allah memberi arahan melalui nabi-Nya, dan menolaknya berarti memilih kebinasaan (leva'ir). Ketiganya menekankan bahwa penolakan mendengar firman Allah berakibat fatal.
Tahukah kamu
Amazia Mengancam Nabi
Raja tidak hanya mengabaikan teguran, ia juga menantang nabi itu dengan pertanyaan sinis: 'Apakah kami telah mengangkatmu sebagai penasihat raja?' Ini menunjukkan sikap sombong yang melawan otoritas ilahi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 25:16
Amsal 12:15
Nasihat vs kebodohan
“Jalan orang bodoh adalah lurus dalam pandangannya sendiri, tetapi siapa yang mendengarkan nasihat adalah bijak.”
1 Samuel 15:23
Menolak Firman = dosa
“Sebab pendurhakaan adalah dosa seperti dosa bertenung, dan menolak mendengar adalah kejahatan seperti penyembahan berhala.”
2 Tawarikh 20:20
Nasihat nabi membawa kemenangan
“Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh; percayalah kepada nabi-nabi-Nya dan kamu akan berhasil.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 25:16
✕ Sering dikira
Amazia tidak benar-benar berniat membunuh nabi itu, hanya mengusirnya.
✓ Yang sebenarnya
Ancaman 'Diamlah! Apakah kamu mau dibunuh?' menunjukkan niatnya untuk membungkam nabi, bahkan dengan kekerasan, sebagai bentuk perlawanan terhadap Allah.
✕ Sering dikira
Nabi itu memutuskan sendiri bahwa Allah akan membinasakan Amazia.
✓ Yang sebenarnya
Nabi itu menyampaikan penghakiman yang berasal dari Allah, bukan opini pribadinya, dan ia menyatakannya setelah Amazia menolak mendengar.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 25:16
Saat kita menolak teguran dan merasa cukup dengan diri sendiri, kita sedang menutup pintu pertolongan Tuhan. Rendah hatilah untuk menerima masukan.
Ya Allah, tolong aku untuk tidak defensif saat ditegur. Beri aku kerendahan hati untuk belajar. Amin.