Murka TUHAN terhadap Amazia

2 Tawarikh 25:15

Peringatan dari Nabi yang Diabaikan

Oleh sebab itu, murka TUHAN bangkit terhadap Amazia. Dia mengutus seorang nabi kepadanya yang berkata, “Mengapa engkau mencari ilah suatu bangsa yang tidak dapat melepaskan bangsanya sendiri dari tanganmu?”

2 Tawarikh 25:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 25:15?

Murka Tuhan bangkit terhadap Amazia karena ia menyembah ilah Edom. Tuhan mengirim nabi untuk menegur, tetapi Amazia tidak mau mendengar. Ini menunjukkan bahwa Tuhan serius terhadap penyembahan berhala dan selalu memberikan peringatan sebelum menghukum.

Latar belakang

Mengapa Menyembah Dewa yang Kalah?

TUHAN marah atas penyembahan berhala Amazia, lalu mengirim nabi. Nabi itu bertanya dengan pedas: Mengapa engkau menyembah dewa-dewa bangsa yang tidak bisa menyelamatkan bangsanya sendiri dari tanganmu?

Di mana

Yerusalem

Di istana raja

Kapan

~790 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Amazia menyembah ilah
Amazia menolak nasihat
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi TUHAN

Utusan Allah yang menyampaikan firman kepada raja.

R

Kepada

Raja Amazia

Raja Yehuda yang baru menang atas Edom.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַף

af · murka

kemarahan, murka, hidung (mengeluarkan napas keras)

דָּרַשׁ

darash · mencari

mencari, menyelidiki, meminta petunjuk

נָצַל

natsal · melepaskan

menyelamatkan, menolong, merebut

Allah 'murka' karena Amazia 'mencari' ilah yang tidak berdaya, bukan mencari TUHAN yang sanggup 'melepaskan'. Pilihan ini menunjukkan kebodohan rohani.

Tahukah kamu

Pertanyaan Retoris

Pertanyaan nabi itu adalah sindiran tajam: Jika dewa-dewa Edom tidak bisa melindungi bangsa mereka dari Amazia, bagaimana mereka bisa menolong Amazia?

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 25:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 25:15

✕  Sering dikira

Menganggap murka Allah bersifat emosional seperti manusia.

✓  Yang sebenarnya

Murka Allah adalah respons yang kudus terhadap dosa, bukan amarah tak terkendali.

✕  Sering dikira

Berpikir nabi itu marah secara pribadi kepada Amazia.

✓  Yang sebenarnya

Nabi menyampaikan firman Allah, bukan emosi pribadi.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 25:15

Tuhan sering menegur kita melalui firman, orang lain, atau keadaan. Jangan mengeraskan hati, tapi dengarkan teguran itu dan bertobat.

Tuhan, berikan aku hati yang lembut untuk menerima teguran-Mu dan segera berbalik dari dosa. Amin.