Amazia Menyembah Ilah Ramah
2 Tawarikh 25:14
Kemenangan yang Menjadi Penyembahan Berhala
“Sesudah Amazia kembali dari mengalahkan orang-orang Edom, dia membawa ilah-ilah keturunan Seir dan mendirikannya sebagai ilah-ilahnya. Dia sujud menyembah ilah-ilah itu dan membakar dupa bagi mereka.”2 Tawarikh 25:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Amazia kembali, setelah mengalahkan orang-orang Edom itu, ia mendirikan para allah bani Seir, yang dibawanya pulang, sebagai allahnya. Ia sujud menyembah kepada allah-allah itu dan membakar korban untuk mereka.”2 Tawarikh 25:14 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah mengalahkan tentara Edom, Amazia pulang membawa patung-patung berhala orang Edom dan menempatkannya di Yehuda. Lalu ia membakar dupa untuk patung-patung itu dan menyembahnya.”2 Tawarikh 25:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now it came to pass, after that Amaziah was come from the slaughter of the Edomites, that he brought the gods of the children of Seir, and set them up to be his gods, and bowed down himself before them, and burned incense unto them.”2 Tawarikh 25:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 25:14?
Setelah kemenangan atas Edom, Amazia membawa ilah-ilah mereka dan menyembahnya. Ini menunjukkan betapa cepatnya hati manusia berpaling dari Tuhan setelah berhasil, dan betapa bodohnya menyembah ilah yang tidak bisa menolong bangsanya sendiri.
Latar belakang
Pulang dari Kemenangan, Membawa Berhala
Setelah menaklukkan Edom, Amazia membawa pulang patung-patung dewa mereka. Ia menaruh patung-patung itu sebagai ilahnya, sujud menyembah, dan membakar dupa bagi mereka.
Di mana
Yerusalem
Di istana atau bait suci
Kapan
~790 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan yang mencatat peristiwa Yehuda dan Israel.
Kepada
Pembaca kitab
Umat Tuhan yang membaca kisah ini untuk belajar.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֱלֹהִים
elohim · ilah-ilah
dewa-dewa, ilah
שָׁחָה
shachah · sujud
sujud, menyembah, merendahkan diri
קָטַר
qatar · membakar dupa
membakar dupa sebagai persembahan
Tindakan Amazia menunjukkan sikap hati yang menyimpang—ia menggabungkan penyembahan kepada Tuhan dengan dewa-dewa asing, yang sangat dilarang.
Tahukah kamu
Mengapa menyembah dewa yang kalah?
Orang zaman itu sering berpikir bahwa dewa yang membuat bangsa menang lebih berkuasa. Jadi, Amazia mungkin menganggap dewa Edom lebih unggul karena mereka menang, dan ia ingin mendapat berkat mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 25:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 25:14
✕ Sering dikira
Menganggap Amazia benar-benar meninggalkan TUHAN secara total.
✓ Yang sebenarnya
Ia mungkin masih menyembah TUHAN, tetapi menambahkan berhala, yang sama-sama salah.
✕ Sering dikira
Berpikir berhala itu hanya patung mati tanpa pengaruh.
✓ Yang sebenarnya
Dalam Alkitab, berhala melambangkan kesetiaan yang terbagi dan memancing murka Allah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 25:14
Kesuksesan bisa membuat kita lupa akan Tuhan dan mulai mengandalkan hal lain. Jangan biarkan kemenangan membuat kita sombong dan meninggalkan Tuhan.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan setelah berhasil. Ingatkan aku untuk tetap setia kepada-Mu. Amin.