Pemberian Yosafat kepada Putra-putranya

2 Tawarikh 21:3

Warisan yang Harus Dibayar dengan Darah

“Ayahnya memberi mereka banyak pemberian, yaitu perak, emas, dan barang-barang berharga, serta kota-kota berkubu di Yehuda. Namun, dia memberikan kerajaan itu kepada Yoram karena dialah anak sulungnya.”

2 Tawarikh 21:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 21:3?

Ayat ini menceritakan bahwa Yosafat memberikan banyak hadiah kepada saudara-saudara Yoram, termasuk perak, emas, dan kota-kota berkubu, tetapi memberikan kerajaan kepada Yoram karena ia anak sulung. Meskipun Yoram diberi hak sulung, ia tidak menghargai berkat itu dan justru membunuh saudara-saudaranya.

Latar belakang

Warisan yang Menjadi Petaka

Yosafat memberi anak-anaknya banyak hadiah dan kota-kota berbenteng, tetapi memberikan kerajaan hanya kepada Yoram, anak sulung. Tindakan ini menyimpan bibit kecemburuan dan akhirnya pembunuhan.

Di mana

Yerusalem

Istana raja

Kapan

~848 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Yosafat
Pembunuhan saudara-saudara
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan imam, ~400 SM

U

Kepada

Umat Yehuda

Orang-orang yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָתַן

natan · memberi

Memberikan, menyerahkan

מַמְלָכָה

mamlakha · kerajaan

Pemerintahan, kekuasaan raja

בְּכוֹר

bekhor · anak sulung

Anak laki-laki pertama, yang berhak atas hak sulung

Kata 'memberi' menonjolkan kebijaksanaan Yosafat yang memberi banyak, tetapi 'kerajaan' dan 'anak sulung' menunjukkan bahwa hanya satu yang mendapat takhta—keputusan yang berujung tragis.

Tahukah kamu

Kota-kota Berbenteng

Kota-kota berkubu di Yehuda menunjukkan kekayaan dan pertahanan kerajaan, tetapi Yoram akan segera melemahkan kerajaan dengan kejahatannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 21:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 21:3

✕  Sering dikira

Yosafat adil karena memberi anak-anaknya banyak hadiah.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun bermurah hati, pemberian itu tidak mencegah pembunuhan; fokusnya pada bahaya dari ketidakpuasan.

✕  Sering dikira

Hanya anak sulung yang berhak menerima sesuatu.

✓  Yang sebenarnya

Semua mendapat hadiah, tetapi takhta hanya untuk sulung, sesuai kebiasaan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 21:3

Hak dan keistimewaan tidak menjamin kebijaksanaan. Kita harus menggunakan posisi kita dengan rendah hati dan takut akan Tuhan, bukan menjadi serakah atau merasa terancam oleh orang lain.

Ya Tuhan, berikan kami hati yang bersyukur atas berkat-Mu, dan jauhkan kami dari rasa iri dan serakah yang dapat merusak hubungan. Amin.