Doa Yosafat di Bait Allah

2 Tawarikh 20:7

Kemenangan Tanpa Berperang

PerikopKemenangan Yosafat atas Moab dan Ammon · 2 Tawarikh 20:1-30 →
“Bukankah Engkau Allah yang mengusir penduduk tanah ini dari hadapan umat-Mu Israel dan memberikannya kepada keturunan Abraham, sahabat-Mu itu, untuk selamanya?”

2 Tawarikh 20:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 20:7?

Ayat ini mengingatkan bahwa Allah setia pada janji-Nya: Ia mengusir penduduk Kanaan dan memberikan tanah itu kepada keturunan Abraham, sahabat-Nya, sebagai warisan kekal. Ini menunjukkan bahwa Allah bertindak dalam sejarah demi umat pilihan-Nya.

Latar belakang

Mengingat Janji Tuhan

Yosafat menghadapi invasi besar. Dalam doanya, ia mengingat bagaimana Tuhan mengusir penduduk Kanaan untuk memberi tanah itu kepada Israel, dan bagaimana umat membangun bait suci untuk nama Tuhan.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran baru bait TUHAN

Kapan

~850 SM

Masa Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kedatangan pasukan Moab
Pertempuran di Tekoa
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yosafat

Raja Yehuda yang saleh, mencari Tuhan dalam bahaya

T

Kepada

Tuhan Allah Israel

Allah yang disembah, Pribadi yang dituju doa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ירה

yarash · mengusir

mengambil alih, memiliki, menghalau

נתן

natan · memberikannya

memberi, menaruh, menetapkan

עולם

olam · selamanya

waktu yang panjang, kekekalan

Kata-kata ini menegaskan bahwa Tuhan secara aktif memberikan tanah kepada umat-Nya, dan janji itu bersifat kekal, menjadi dasar keyakinan Yosafat.

Tahukah kamu

Sahabat Allah

Abraham disebut 'sahabat Allah' di sini, julukan yang hanya muncul beberapa kali dalam Alkitab, menunjukkan keintiman hubungan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 20:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 20:7

✕  Sering dikira

Tanah Kanaan dijanjikan kepada Abraham dan keturunannya secara eksklusif tanpa syarat.

✓  Yang sebenarnya

Janji itu memiliki syarat kesetiaan, seperti yang ditegaskan para nabi.

✕  Sering dikira

Ungkapan 'untuk selamanya' berarti kepemilikan tanpa akhir secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, 'selamanya' menekankan kesetiaan Tuhan, tetapi kemudian Israel kehilangan tanah karena dosa.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 20:7

Jika Allah setia pada janji-Nya kepada Abraham, Ia juga setia pada janji-Nya kepada kita. Saat menghadapi masalah, ingatlah kesetiaan Allah di masa lalu, biarkan hal itu menguatkan imanmu hari ini.

Tuhan, terima kasih karena Engkau setia pada janji-Mu; tolong aku untuk selalu mengingat karya-Mu yang besar dalam hidupku. Amin.