400 nabi meramalkan kemenangan
2 Tawarikh 18:5
Nabi-nabi Palsu Menjanjikan Kemenangan
PerikopNubuat Nabi Mikha Melawan Raja Ahab · 2 Tawarikh 18:1-27 →“Raja Israel mengumpulkan para nabi sebanyak empat ratus orang dan bertanya kepada mereka, “Haruskah kami pergi berperang melawan Ramot-Gilead atau haruskah aku membatalkannya?” Mereka menjawab, “Majulah! Allah akan menyerahkannya ke dalam tangan Raja.””2 Tawarikh 18:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu raja Israel mengumpulkan para nabi, empat ratus orang banyaknya,”2 Tawarikh 18:5 · TB
Terjemahan Baru
“Maka Ahab mengumpulkan kira-kira 400 nabi lalu bertanya kepada mereka, "Bolehkah aku pergi menyerang Ramot atau tidak?" "Boleh!" jawab mereka. "Allah akan menyerahkan kota itu kepada Baginda."”2 Tawarikh 18:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Therefore the king of Israel gathered together of prophets four hundred men, and said unto them, Shall we go to Ramothgilead to battle, or shall I forbear? And they said, Go up; for God will deliver it into the king’s hand.”2 Tawarikh 18:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 18:5?
Ahab mengumpulkan 400 nabi dan mereka semua meramalkan kemenangan, tetapi ini adalah nabi-nabi palsu yang hanya mengatakan apa yang menyenangkan raja. Ini menunjukkan bahaya mendengarkan orang yang hanya menuruti keinginan kita, bukan kebenaran.
Latar belakang
Seruan serempak yang menyesatkan
Raja Israel mengumpulkan 400 nabi dan bertanya apakah mereka harus berperang. Dengan yakin mereka menjawab, 'Majulah! Allah akan menyerahkannya ke dalam tangan Raja.' Mereka semua sepakat, memberikan kepastian palsu.
Di mana
Samaria
Di depan pintu gerbang Samaria, tempat pengirikan
Kapan
~853 SM
Zaman kerajaan terbelah
Yang berbicara
Para nabi Ahab
Empat ratus nabi istana, mungkin nabi Baal atau nabi yang kompromi.
Kepada
Ahab dan Yosafat
Dua raja yang duduk di takhta, mendengarkan ramalan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲלֵה
aleh · Majulah
naik, pergi berperang
הָאֱלֹהִים
ha'Elohim · Allah
sang Allah, yang dikenal
יָד
yad · tangan
kekuatan, kuasa
Kata 'aleh' adalah perintah untuk maju, tetapi sumbernya adalah nabi palsu. Kata 'yad' menunjukkan bahwa mereka mengklaim Allah akan memberikan kemenangan, padahal Allah tidak berbicara melalui mereka.
Tahukah kamu
Nabi istana yang kompromi
Nabi-nabi ini mungkin adalah nabi TUHAN yang korup atau nabi Baal yang dipekerjakan istana. Mereka cenderung mengatakan apa yang ingin didengar raja, bukan firman Allah yang sejati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 18:5
Yeremia 23:16
nubuat palsu
“Beginilah firman TUHAN semesta alam: Janganlah dengarkan perkataan nabi-nabi yang bernubuat kepada kamu; mereka hanya memberi harapan palsu.”
1 Raja-raja 22:6
paralel langsung
“Raja Israel mengumpulkan para nabi, kira-kira empat ratus orang.”
Mikha 2:11
nabi dusta
“Seandainya ada orang yang berjalan dengan angin dan dusta, yang berkata: Aku akan bernubuat tentang anggur dan arak, maka dia layak menjadi nabi bagi bangsa ini.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 18:5
✕ Sering dikira
Mereka adalah nabi-nabi Allah yang sejati.
✓ Yang sebenarnya
Mereka nabi istana yang tidak setia, mungkin penyembah Baal, karena Ahab jarang memakai nabi TUHAN.
✕ Sering dikira
Keseragaman pendapat menjamin kebenaran.
✓ Yang sebenarnya
Banyaknya nabi tidak menjamin kebenaran; hanya satu nabi TUHAN yang benar.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 18:5
Hati-hatilah dengan nasihat yang selalu membenarkan kita. Carilah nasihat dari orang yang berani menyampaikan kebenaran, sekalipun tidak mengenakkan, karena itu lebih berharga.
Tuhan, berikan kami kerendahan hati untuk menerima teguran dan kebenaran, serta hikmat untuk membedakan nasihat yang berasal dari-Mu. Amin.