Raja yang Menyamar

2 Tawarikh 18:29

Benarkah Nubuatan Itu?

PerikopAhab Terbunuh di Ramot-Gilead · 2 Tawarikh 18:28-34 →
“Raja Israel berkata kepada Yosafat, “Aku akan menyamar dan masuk ke dalam pertempuran. Namun engkau, pakailah pakaian kebesaranmu.” Raja Israel menyamarkan dirinya dan masuk ke dalam pertempuran.”

2 Tawarikh 18:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 18:29?

Ahab menyamar agar tidak dikenali sebagai raja Israel, sementara menyuruh Yosafat memakai pakaian kebesaran. Ini menunjukkan kelicikan Ahab yang mencoba melindungi dirinya sendiri dengan mengorbankan orang lain.

Latar belakang

Strategi yang Munafik

Raja Israel (Ahab) mengusulkan agar ia menyamar dalam pertempuran, sementara Yosafat tetap memakai pakaian kebesaran. Ini adalah upaya licik untuk menghindari bahaya, tetapi sia-sia karena Allah telah menetapkan kematiannya.

Di mana

Samaria

Sebelum pertempuran, di perkemahan

Kapan

~853 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Berangkat ke perang
Yosafat diselamatkan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Menyoroti ironi: raja menyamar, tapi tetap mati.

P

Kepada

Pembaca Alkitab

Orang yang belajar tentang konsekuensi dosa.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הִתְחַפֵּשׂ

hitkhappes · menyamar

berpura-pura, mengubah penampilan

בְּגָדֶיךָ

begadekha · pakaian kebesaran

pakaian raja, jubah kerajaan

וַיָּבוֹא

vayavo · masuk

masuk ke dalam, terjun

Ketiga kata ini menyoroti usaha manusia untuk mengendalikan nasib dengan tipu daya, tapi Allah tidak bisa dibohongi.

Tahukah kamu

Penyamaran Raja

Ahab mungkin berpikir dengan menyamar ia bisa mengelabui musuh, tetapi justru panah acak yang mengenai sambungan zirahnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 18:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 18:29

✕  Sering dikira

Ahab menyamar karena ingin melindungi Yosafat.

✓  Yang sebenarnya

Ahab justru menempatkan Yosafat dalam bahaya, bukan melindunginya.

✕  Sering dikira

Penyamaran itu cerdik dan berhasil.

✓  Yang sebenarnya

Penyamaran itu licik dan tidak menyelamatkan nyawanya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 18:29

Sikap mementingkan diri sendiri seperti Ahab dapat membahayakan orang lain. Sebaliknya, kita dipanggil untuk saling melindungi dan memperhatikan kepentingan orang lain, bukan memanfaatkan mereka untuk keselamatan diri sendiri.

Tuhan, jauhkan aku dari sikap egois yang merugikan orang lain. Ajari aku untuk mengutamakan kebaikan sesama, Amin.