Berangkat ke Ramot-Gilead

2 Tawarikh 18:28

Benarkah Nubuatan Itu?

PerikopAhab Terbunuh di Ramot-Gilead · 2 Tawarikh 18:28-34 →
“Sesudah itu, raja Israel dan Yosafat, raja Yehuda, maju ke Ramot-Gilead.”

2 Tawarikh 18:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 18:28?

Raja Israel dan Yosafat maju berperang ke Ramot-Gilead, meskipun telah mendengar nubuat Mikha tentang kekalahan. Ini menunjukkan kefasikan Ahab dan kenaifan Yosafat yang tetap ikut serta.

Latar belakang

Keputusan yang Membawa Bencana

Setelah mendengar nubuat Mikha yang tidak menyenangkan, raja Israel dan Yosafat tetap memutuskan untuk maju berperang. Mereka berangkat dari Samaria menuju Ramot-Gilead, mengabaikan peringatan ilahi.

Di mana

Samaria

Di gerbang kota Samaria, setelah keputusan untuk berperang

Kapan

~853 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nubuat Mikha ditolak
Ahab tewas
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Kisah ini menekankan kedaulatan Allah atas raja-raja.

P

Kepada

Pembaca Alkitab

Orang Yahudi pasca-pembuangan, dan kita hari ini.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיַּעֲלוּ

vaya'alu · maju

naik, pergi ke medan perang

מֶלֶךְ

melekh · raja

pemimpin tertinggi, raja

רָמֹת גִּלְעָד

Ramot Gil'ad · Ramot-Gilead

tempat yang ditinggikan di Gilead

Kata 'maju' menunjukkan keberangkatan yang sungguh-sungguh ke peperangan, bukan sekadar rencana. Ini menegaskan bahwa mereka mengambil keputusan yang fatal.

Tahukah kamu

Ramot-Gilead Strategis

Ramot-Gilead adalah kota penting di seberang Yordan, sering diperebutkan karena letaknya di jalur perdagangan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 18:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 18:28

✕  Sering dikira

Mereka berangkat karena tidak percaya nubuat Mikha.

✓  Yang sebenarnya

Mereka tahu nubuat itu buruk, tapi tetap memilih untuk melawan Allah.

✕  Sering dikira

Ramot-Gilead adalah tempat yang aman.

✓  Yang sebenarnya

Ini medan perang yang berbahaya, dan Ahab mati di sana.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 18:28

Kadang kita mengabaikan peringatan yang jelas dari Tuhan dan tetap berjalan ke arah yang salah. Belajarlah untuk mendengarkan suara Tuhan dan berhenti sejenak sebelum mengambil keputusan besar, terutama jika ada tanda-tanda peringatan.

Ya Allah, berikan aku kepekaan untuk mendengarkan peringatan-Mu dan kebijaksanaan untuk mengubah arah sebelum terlambat, Amin.