Tamparan Nabi Palsu

2 Tawarikh 18:23

Nabi Sejati Melawan Nabi Palsu

Zedekia, anak Kenaana, mendekat dan menampar pipi Mikha. Dia berkata, “Bagaimana mungkin Roh TUHAN berpindah dariku untuk berbicara kepadamu?”

2 Tawarikh 18:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 18:23?

Zedekia, salah satu nabi palsu, menampar Mikha dan mengejeknya, mempertanyakan bagaimana Roh TUHAN bisa berpindah darinya untuk berbicara kepada Mikha. Ini menunjukkan konflik antara nabi palsu dan nabi sejati, dan bagaimana kebenaran sering ditolak dengan kekerasan.

Latar belakang

Zedekia Menantang Mikha

Zedekia, yang merasa malu dan marah karena nubuatnya dikatakan sebagai dusta, menampar Mikha dan mempertanyakan bagaimana Roh TUHAN bisa meninggalkannya. Ini adalah respons fisik yang agresif terhadap kebenaran yang tidak menyenangkan.

Di mana

Samaria

Di depan pintu gerbang Samaria, di hadapan raja-raja

Kapan

~853 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mikha menubuatkan kekalahan
Mikha dipenjarakan
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zedekia bin Kenaana

Nabi palsu yang percaya diri, pemimpin nabi-nabi istana.

M

Kepada

Mikha

Nabi TUHAN yang baru saja menyingkapkan rencana TUHAN.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיַּכֶּה

wayyakh · menampar

memukul atau menampar dengan tangan

לֶחִי

lekhi · pipi

rahang atau pipi

רוּחַ יְהוָה

ruach YHWH · Roh TUHAN

Roh Allah yang memberi inspirasi nubuat

Tamparan di pipi adalah penghinaan yang serius, dan Zedekia mengklaim memiliki Roh TUHAN, tetapi tindakannya menunjukkan sebaliknya—Roh TUHAN tidak pernah memakai kekerasan untuk membuktikan kebenaran.

Tahukah kamu

Tanduk Besi dan Tamparan

Zedekia sebelumnya membuat tanduk besi sebagai simbol bahwa Israel akan menanduk Aram. Tamparan adalah upaya untuk 'menanduk' Mikha secara fisik, ironis dengan simbolnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 18:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 18:23

✕  Sering dikira

Zedekia benar-benar memiliki Roh TUHAN.

✓  Yang sebenarnya

Zedekia adalah nabi palsu; Roh TUHAN tidak berbicara melaluinya, dan tindakannya membuktikan itu.

✕  Sering dikira

Menampar adalah cara yang dapat diterima untuk membela kebenaran.

✓  Yang sebenarnya

Kekerasan fisik tidak pernah menjadi cara Allah; Mikha menjawab dengan tenang dan penuh otoritas.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 18:23

Ketika kita menyuarakan kebenaran, mungkin kita akan mendapat perlawanan dan ejekan. Namun, jangan mundur; berdirilah teguh pada apa yang benar, seraya tetap bersikap lembut.

Bapa, beri aku keberanian untuk menyatakan kebenaran-Mu, meskipun aku harus menghadapi penolakan atau ejekan. Amin.