Pekik kemenangan
2 Tawarikh 13:15
Peperangan Abia melawan Yerobeam
“Orang-orang Yehuda meneriakkan pekik perang. Ketika orang-orang Yehuda meneriakkan pekik perang, Allah memukul kalah Yerobeam dan semua orang Israel di hadapan Abia dan Yehuda.”2 Tawarikh 13:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan orang-orang Yehuda memekikkan pekik perang. Pada saat orang-orang Yehuda itu memekikkan pekik perang, Allah memukul kalah Yerobeam dan segenap orang Israel oleh Abia dan Yehuda.”2 Tawarikh 13:15 · TB
Terjemahan Baru
“lalu pasukan Yehuda menyerukan pekik perang dan maju menyerang, dipimpin oleh Abia. Sementara mereka berseru, Allah mengalahkan Yerobeam dan pasukan Israel”2 Tawarikh 13:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then the men of Judah gave a shout: and as the men of Judah shouted, it came to pass, that God smote Jeroboam and all Israel before Abijah and Judah.”2 Tawarikh 13:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 13:15?
Ketika Yehuda bersorak, Allah memukul kalah Yerobeam dan seluruh Israel. Ini menunjukkan bahwa kemenangan datang dari Allah, dan pekik perang mereka menjadi tanda iman yang dijawab dengan kuasa ilahi.
Latar belakang
Allah bertindak
Saat orang Yehuda berseru dan meniup nafiri, mereka meneriakkan pekik perang. Secara ajaib, Allah mengacaukan pasukan Yerobeam dan Israel, sehingga mereka kalah telak di hadapan Abia dan Yehuda.
Di mana
Pegunungan Efraim
Medan pertempuran, ketika pasukan Yehuda berteriak
Kapan
~900 SM
Kerajaan Terbelah
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan dan imam, menulis untuk bangsa Yehuda yang kembali dari pembuangan
Kepada
Pembaca Yehuda
Komunitas pasca-pembuangan yang ingin memahami identitas dan kesetiaan mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָנַן
ranan · meneriakkan
Berteriak dengan nyaring, bersorak; sering kali dalam konteks kegembiraan atau kemenangan, tetapi juga dalam peperangan.
תְּרוּעָה
teru'ah · pekik perang
Bunyi nyaring dari terompet atau sorak sorai; menandakan serangan atau kemenangan, juga digunakan dalam ibadah.
נָגַף
nagaf · memukul
Menyerang, mengalahkan; dalam Alkitab, sering kali tindakan Allah menghukum atau mengalahkan musuh.
Teruah (pekik perang) adalah kunci: sorak sorai yang keluar dari iman, bukan sekadar strategi militer. Namun, bagian akhir ayat menunjukkan bahwa yang benar-benar mengalahkan adalah Allah ('memukul'), bukan kekuatan manusia.
Tahukah kamu
Pekik perang
Pekik perang dalam Alkitab sering kali menjadi momen di mana Allah bertindak secara supranatural. Contoh lain adalah runtuhnya tembok Yerikho setelah Israel berteriak (Yosua 6:20).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 13:15
Yosua 6:20
Sorak dan kemenangan
“Ketika bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, mereka berteriak dengan kuat, lalu robohlah tembok itu.”
Mazmur 44:6-7
Allah pemberi kemenangan
“Sebab aku tidak percaya kepada panahku, dan pedangku tidak memberi aku kemenangan. Tetapi Engkaulah yang menyelamatkan kami dari pada lawan-lawan kami.”
2 Tawarikh 20:22-23
Sorak vs musuh
“Ketika mereka mulai bersorak dan menyanyikan pujian, TUHAN menempatkan penghadang-penghadang...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 13:15
✕ Sering dikira
Teriakan mereka yang menyebabkan kemenangan, seolah-olah pekik itu memiliki kekuatan magis.
✓ Yang sebenarnya
Pekik itu adalah ekspresi iman dan perintah Allah; ayat ini menegaskan bahwa Allah yang memukul musuh, bukan teriakan itu sendiri.
✕ Sering dikira
Allah memukul kalah Yerobeam secara langsung dari langit, tanpa ada peran Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menyatakan Allah memukul, tetapi juga 'di hadapan Abia dan Yehuda'—artinya mereka berpartisipasi dalam pertempuran sebagai alat Allah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 13:15
Pertolongan Tuhan sering datang saat kita memilih untuk bersorak dalam iman, bukan mengeluh dalam ketakutan. Percayalah bahwa Allah sanggup memenangkan kita di tengah pertempuran apa pun.
Tuhan, beriku iman untuk bersorak kemenangan sebelum aku melihat hasilnya, karena aku percaya Engkau berperang bagiku. Amin.